Selasa, 5 Maret 2024

KSAL Soal Peluang Jadi Panglima TNI: Saya Nggak Mungkin ke Sana

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menanggapi peluang dirinya untuk menjadi Panglima TNI, menjelang masa pensiun Laksamana Yudo Margono, pada bulan depan.

Ali mengungkapkan, dirinya tidak memprioritaskan hal tersebut.

“Saya nggak mungkin (berpikir) ke sana, yang penting kita jalankan saja apa yang sekarang sedang terlaksana,” terangnya, usai acara sertijab di Mabesal, Jakarta, Kamis (26/10).

Baca Juga: Hadapi Peperangan Modern, TNI AL Berencana Kembangkan Skuadron UAV Puspenerbal

Terkait pergantian Panglima TNI, Ali menekankan hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan persetujuan oleh DPR RI.

“Silakan saja (usulan kandidat Panglima TNI), yang penting saya sebagai kepala staf apakah sudah menjalankan tugas secara baik atau tidak. Itu konsentrasi saya (saat ini),” jelas Ali.

Sebelumnya, Pengamat militer dari Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas menyebut Ali sebagai calon kandidat kuat selain Kepala Staf Angkatan (KSAD) Agus Subiyanto.

Baca Juga: KSAL Sertijab 3 Jabatan TNI AL, Mayjen Nur Alamsyah Resmi Pimpin Dankodiklatal

Terlebih, kata dia, Ali masih memiliki masa usia pensiun yang panjang.

“Jika berkaca pada pengalaman Jokowi menunjuk pos strategis, menjatuhkan pilihan kepada Agus menjadi terbuka lebar. Walaupun jika merujuk pada visi poros maritim dunia, tentu saja semestinya Ali memiliki peluang yang lebih,” ujarnya, dilansir dari Kompas.

Yudo bakal memasuki masa pensiun pada 26 November 2023. Orang nomor satu di TNI itu bakal berumur 58 tahun. Adapun, usia 58 tahun adalah batas usia mengabdi bagi prajurit TNI, menurut pasal 53 UU nomor 34 tahun 2004 tentang TNI. (at)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER