Pimpin Sertijab Pangkoopsud I, Pangkoopsudnas: Jaga Kesiapan Operasional Secara Utuh

Jakarta,IDM - Komando Operasi Udara I (Koopsud I) yang merupakan jajaran dari Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) dituntut untuk selalu menjaga kesiapsiagaan operasionalnya secara utuh agar dapat memberikan efek penangkalan dan efek koersif bagi pihak lain yang akan menganggu keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Demikian ditegaskan oleh Panglima Pangkoopsdunas Marsdya TNI Andyawan Martono P., dalam amanatnya saat memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pangkoopsud I dari Marsda TNI Tedi Rizalihadi kepada Marsma TNI Bambang Gunarto, bertempat di Lapangan Upacara Makoopsud I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (13/9).
Mengutip keterangan Penerangan Koopsudnas, Andyawan juga berharap agar jajaran Koopsud I dapat lebih meningkatkan kesiapan operasional, profesionalisme dan menekankan keamanan safety agar tercapai zero accident.
“Sehingga Koopsud I dapat menjadi kekuatan udara yang tangguh dan andal dalam mengawal wilayah udara nasional dalam rangka mewujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani di kawasan,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Pangkoopsudnas juga turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dharma bakti yang diberikan oleh Marsda TNI Tedi Rizalihadi selama menjadi pucuk pimpinan di Koopsud I.
Sementara kepada Pangkoopsud I yang baru yakni Marsma TNI Bambang Gunarto, Pangkoopsudnas berharap jabatan baru ini dapat dijalani dengan penuh rasa tanggungjawab. “Saya harapkan Marsekal dapat mengemban kepercayaan dan kehormatan, sekaligus amanah ini dengan penuh rasa tanggungjawab,” ungkap Andyawan. (yas)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































