HANKAM

Pimpin Apel Luar Biasa, Aspotdirga KSAU: Terus Berinovasi dan Gali Potensi untuk Dukung Kegiatan TNI AU

Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Andi Wijaya
Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Andi Wijaya memimpin apel luar biasa jelang serah terima jabatan (sertijab). (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Andi Wijaya berpesan kepada jajaran Staf Potensi Dirgantara Angkatan Udara (Spotdirga) untuk terus berinovasi dan menggali potensi yang dapat mendukung kegiatan operasi maupun non-operasi TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Aspotdirga KSAU saat memimpin apel luar biasa jelang serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Lapangan Apel Spotdirga, Pancoran, Jakarta, Jumat (20/12).

Baca Juga: KSAD: Prabowo Kucurkan Dana Rp12 Triliun Khusus Program Irigasi

“Tingkatkan kolaborasi antarsatuan untuk memperkuat kemajuan TNI AU serta mendorong validasi program di Pusat Potensi Dirgantara (Puspotdirga) demi pemanfaatan potensi dirgantara yang lebih optimal,” imbuh Aspotdirga KSAU.

Spotdirga
Jajaran Staf Potensi Dirgantara Angkatan Udara (Spotdirga) mengikuti apel luar biasa jelang serah terima jabatan (sertijab) Aspotdirga KSAU. (Foto: Dok. Dispenau)

Selanjutnya, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia (SDM) secara optimal guna menghadapi tantangan operasi informasi. Mengakhiri sambutannya, Marsda TNI Andi Wijaya juga mengapresiasi dedikasi serta kerja sama seluruh jajaran Spotdirga selama ia menjabat sebagai Aspotdirga KSAU sejak tahun 2023.

Baca Juga: Danlanud ABD Ungkap Tujuan Pendidikan KPTPA: Pemenuhan Kebutuhan Personel Penerbang Pesawat Angkut

Merujuk pada surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024. Keputusan ini tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI yang diterbitkan pada 6 Desember 2024, Marsda TNI Andi Wijaya akan menempati jabatan baru sebagai Kepala Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Kapuslaiklambangjaau).

Perwira tinggi TNI AU tersebut sebelumnya juga pernah mengemban sejumlah jabatan strategis lainnya seperti Komandan Lanud Abdulrachman Saleh pada periode 2018-2029; serta Komandan Lanud Eltari di tahun 2014-2016. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.