HANKAM

Pilot Penerbang Antikapal Selam TNI AL Tembus Pendidikan Elite di Rusia

Mayor Laut (P) Panji Yustiaji
Mayor Laut (P) Panji Yustiaji, pilot spesialis anti-kapal selam TNI AL, menjalani pendidikan elite di Akademi Angkatan Laut Rusia, Saint Petersburg. Ia menempuh program setingkat sesko angkatan terpadu dengan pendidikan magister. (Foto: Dok. Wing Udara 2 Puspenerbal)

Jakarta, IDM – Perwira Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) menorehkan prestasi membanggakan. Seorang pilot spesialis antikapal selam sukses menembus pendidikan militer bergengsi di Rusia.

Perwira tersebut adalah Mayor Laut (P) Panji Yustiaji, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Flight I Skuadron 100 (antikapal selam) Wing Udara 2 Puspenerbal.

Panji mencetak sejarah baru dengan menjalani tugas belajar di Военно-морская Академия (Akademi Angkatan Laut) Kota Saint Petersburg, Rusia.

Ia menempuh pendidikan setingkat sekolah staf dan komando (sesko) angkatan yang berpadu dengan program magister. Panji bakal menjalani masa pendidikan di 'Negeri Beruang Merah' selama tiga tahun penuh.

Baca Juga: Panglima TNI Pastikan Lima Prajurit TNI AL Pengeroyok Guru di Talaud Ditindak Tegas

Taklukkan Bahasa dan Huruf Sirilik

Tahun pertama di Rusia menjadi fase terberat sekaligus paling krusial. Panji wajib beradaptasi total dengan lingkungan baru yang memiliki perbedaan bahasa dan budaya signifikan.

Akademi menggunakan bahasa Rusia sebagai pengantar utama dalam seluruh proses pembelajaran. Kondisi ini menuntut Panji memiliki penguasaan bahasa yang prima.

"Penguasaan bahasa menjadi faktor penentu keberhasilan studi, mengingat tantangan linguistik yang cukup tinggi, mulai dari penggunaan alfabet Sirilik hingga struktur kata yang unik," ungkap Panji, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Selasa (27/1).

Selain berjibaku dengan buku dan bahasa, ia juga aktif mempelajari karakter masyarakat setempat. Panji rutin mengunjungi situs-situs bersejarah dan menghadiri pergelaran seni budaya Rusia untuk mempercepat proses adaptasi.

Baca Juga: RI-Ukraina Sepakat Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan dan Teknologi Strategis

Lawan Suhu Dingin Ekstrem

Tantangan tak berhenti di ruang kelas. Secara fisik, Panji juga harus menghadapi iklim yang jauh berbeda dari Indonesia. Saat ini, suhu dingin ekstrem berkisar antara -10 hingga -20 derajat Celsius melanda wilayah Saint Petersburg.

Kendati demikian, semangat juang sang pilot tak surut. Ia menegaskan, dukungan keluarga dan satuan menjadi kunci utamanya bertahan.

"Dukungan penuh dari keluarga serta motivasi dari Komandan Wing Udara 2, Letkol Laut (P) Oscar Johanes Novie, menjadi kekuatan utama bagi saya untuk menimba ilmu dan meraih prestasi membanggakan bagi bangsa Indonesia," tegasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.