HANKAM

Peserta Asean Plus Cadet Sail Jajal Latihan VBSS Bareng Kopaska di KRI Bima Suci

Formasi solid
Formasi solid peserta Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2026 saat praktik latihan Visit Board Search Seizure (VBSS) atau pemeriksaan kapal di geladak KRI Bima Suci di Belawan, Rabu (1/4). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Peserta Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2026 melaksanakan latihan Visit Board Search Seizure (VBSS) atau prosedur pemeriksaan, penggeledahan, dan penyitaan kapal di atas geladak KRI Bima Suci, Rabu (1/4). Latihan ini digelar saat kapal melakukan lintas laut menuju Belawan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari misi pelayaran muhibah diplomasi Duta Bangsa dan latihan praktik Kartika Jala Krida (KJK) 2026. Dalam latihan ini, para kadet didampingi langsung oleh instruktur dari Satuan Pasukan Katak (Kopaska), yakni Serda (Kom) Agus Wahyudi dan Kelasi Eta Tegar Illyas.

Baca Juga: Daftar Lengkap Pejabat Baru TNI AL: Wakasal hingga Komandan STTAL

Komandan KRI Bima Suci sekaligus Komandan Satgas Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan latihan praktik KJK 2026 Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, menjelaskan, materi VBSS sangat krusial dalam operasi keamanan laut.

Kopaska
Para prajurit Kopaska memberikan contoh teknik membidik sasaran dalam simulasi pertempuran jarak dekat saat latihan VBSS di KRI Bima Suci. (Foto: Dok. Dispenal)

"Latihan VBSS tersebut digunakan untuk tindakan pendekatan, pengeledahan, penyergapan, dan pemeriksaan untuk operasi pembebasan sandera serta pengecekan kapal yang mencurigakan," ujar Sugeng, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (2/4).

Selama kegiatan berlangsung, para peserta APCS 2026 mempraktikkan langsung ilmu yang diberikan instruktur Kopaska. Latihan ini bertujuan agar para calon perwira memiliki gambaran nyata mengenai prosedur menghadapi ancaman di laut lepas, mulai dari penyergapan hingga pengamanan objek.

Baca Juga: TNI Kerahkan Para Prajurit Tangani Dampak Gempa di Sulawesi Utara

Secara terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memberikan instruksi kepada seluruh prajurit TNI AL untuk terus meningkatkan kemampuan tempur dan diplomasi.

"Berikan yang terbaik dan terus asah profesionalisme dalam pelaksanaan tugas negara menjaga kedaulatan," tegas Ali. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.