Pesawat Keempat C-130J Super Hercules Dijadwalkan Tiba di Indonesia pada Akhir Januari 2024

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengungkap, pesawat keempat C-130J Super Hercules dengan tail number A-1344 akan tiba di Indonesia pada 22 Januari 2024.
Sebelumnya, tiga unit pesawat Super Hercules telah tiba di tanah air secara bertahap pada Maret, Juni, serta Oktober 2023.
Kedatangan pesawat ini memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan kapabilitas angkut udara TNI AU, memperluas jangkauan operasi, serta mendukung berbagai misi kemanusiaan dan keamanan nasional.
Baca Juga: Prajurit Taifib Marinir Asah Kemampuan Menembak dengan Senjata Sniper Barrett MRAD
“Di tengah dinamika keamanan global, diharapkan kehadiran pesawat C-130J Super Hercules ini akan memberikan kontribusi positif dalam menjaga ketahanan dan keamanan wilayah udara Indonesia,” tulis TNI AU dikutip dari keterangan foto di Instagram @militer.udara, Senin (15/1).
Dalam unggahan yang sama, TNI AU turut memberikan perkembangan informasi mengenai pesawat C-130J Super Hercules, di mana proses perakitan hingga persiapan keberangkatan pesawat ini dapat dikatakan berjalan dengan sangat lancar.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan yang kuat dari Atase Pertahanan Republik Indonesia di Washington DC (Athan RI) beserta staf dan para diaspora Indonesia di sana,” ungkap Komandan Flight Pemeliharaan (Danflighthar) Skadron Udara 31, Mayor Tek Aprin Trediawan. Sebelumnya, Aprin diketahui mejabat sebagai Resident Project Officer TNI AU di Lockheed Martin.
Baca Juga: Punya Racikan Obat Manjur, Dokter Tim K24 Pandawa Jadi Idola Masyarakat Keneyam
Untuk diketahui, Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah memesan 5 unit pesawat C-130J Super Hercules dari Lockheed Martin, Amerika Serikat.
Kelima pesawat C-130J Super Hercules nantinya akan ditempatkan di Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, untuk melaksanakan tugas-tugas TNI AU dalam mendukung angkutan udara baik dalam misi Operasi Militer Perang (OMP) maupun Opersi Militer Selain Perang (OMSP). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































