HANKAM

Pesan Wakil KSAU tentang Aset TNI AU : Ini Amanah Negara, Kelola dengan Baik dan Optimal

Wakil KSAU Marsdya TNI Andyawan Martono
Wakil KSAU Marsdya TNI Andyawan Martono memimpin rapat tim aset. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Andyawan Martono memimpin rapat tim aset yang membahas perihal pengelolaan dan pemeliharaan aset Lanud Soewondo, bertempat di ruang rapat Wakil KSAU Mabesau, Jakarta, Selasa (25/6).

Pada kesempatan tersebut, Marsdya TNI menegaskan bahwa TNI AU harus mampu mengelola serta memelihara aset yang dimiliki dengan baik agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga: TNI AD Tambah Personel untuk Jaga Perbatasan RI-RDTL Sejauh 119,7 Km

“Untuk itu, para komandan satuan di jajaran TNI AU memiliki tanggung jawab yang besar terhadap kondisi aset di wilayahnya,” tegas Wakil KSAU dilansir dari keterangan TNI AU.

Wakil KSAU Marsdya TNI Andyawan Martono
Rapat tim aset yang dipimpin oleh Wakil KSAU Marsdya TNI Andyawan Martono. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Lebih lanjut, Marsdya TNI Andyawan juga menegaskan bahwa setiap komandan lanud (Danlanud) harus bertanggungjawab atas kondisi aset yang ada di wilayahnya masing-masing, seperti sertifikasi dan kesiapannya.

“Gunakan aset sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Aset TNI AU adalah amanah dari negara yang harus dijaga dan digunakan dengan penuh rasa tanggung jawab,” pesan dia.

Baca Juga: TNI AL Bangun 2 Kapal Survei Hidros dengan Sensor Modern dari Jerman

Sementara itu, Komandan Lanud Soewondo, Kolonel Pnb Ucok Enrico dalam paparannya menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak serta masyarakat terkait aset Lanud Soewondo. “Khususnya, data tanah yang belum clean and clear, maupun tanah yang belum bersertifikat,” jelas Ucok.

Membahas perihal pengurusan sertifikasi dijelaskan bahwa Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono direncakana untuk mendukung mekanisme pembiayaannya agar seluruh satuan dapat memprioritaskan aset di wilayahnya masing-masing. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.