HANKAM

Pesan Panglima Kostrad di Apel Komandan Satuan

Panglima Kostrad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
Panglima Kostrad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memberikan paparan untuk para komandan satuan saat apel komandan satuan yang berlangsung selama tiga hari di Jawa Barat. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM - Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (Kostrad) menggelar apel komandan satuan (AKS) yang dipimpin Panglima Kostrad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa. Kegiatan yang berlangsung pada 1 sampai 3 Mei 2024 ini dilangsungkan di markas Yonif 305 Kostrad, Karawang, Jawa Barat.

Berdasarkan rilis yang diterima, AKS Kostrad tahun ini mengangkat tema “Melalui Apel Dansat Kostrad Kita Tingkatkan Profesionalisme Prajurit Guna Mewujudkan Pertahanan Yang Tangguh Untuk Indonesia Maju” dan dikonsepkan dengan suasana kekeluargaan agar sesama peserta saling mengenal dan bisa lebih kompak, dengan tujuan akhir mendapat pengetahuan dan pengalaman dengan saling bertukar pikiran.

Sedangkan sasaran kegiatan ini adalah terwujudnya kesamaan persepsi komandan satuan (Dansat) dalam meningkatkan dan mengembangkan pembinaan satuan (Binsat) sehingga tercipta kesiapan operasional satuan dan kesejahteraan prajurit Kostrad, terwujudnya peningkatan kemampuan kepemimpinan yang adaptif, profesional, modern dan tangguh dalam menghadapi tantangan tugas ke depan serta terwujudnya peningkatan pembinaan teritorial (Binter) satuan dalam mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

Baca Juga: Prajurit Marinir Indonesia-AS Akan Gelar Terjun Free Fall di Jakarta

Dalam paparannya, Saleh memberikan pengarahan kepada para peserta AKS terutama ditujukan kepada para komandan brigade, komandan resimen, danyon, danden dan komandan kompi BS.

“Kehebatan seorang pimpinan bukan dari dirinya sendiri tapi kehebatan seorang pimpinan terletak dari dukungan anggotanya. Mencintai anak buah sama dengan minimalisir pelanggaran,” ujar Saleh.

"Dalam bekerja janganlah mencari nama, harus dilandasi kesungguhan dalam bekerja dan berbuat baiklah untuk menjaga nama baik satuan," lanjutnya.

Baca Juga: Pascaerupsi Gunung Ruang, Personel Lanud Sam Ratulangi Bantu Evakuasi Ratusan Masyarakat

Pangkostrad menekankan bahwa kemauan dan niat tulus adalah kunci utama dalam mencapai kesuksesan.

Jika memiliki niat baik untuk satuan, jangan mundur, jangan ragu untuk melakukan perubahan yang lebih baik," kata Saleh.

Pangkostrad juga mengungkapkan, bahwa landasan pengabdian sebagai prajurit Kostrad antara lain keimanan dan ketaqwaan (moralitas), kesetiaan (loyalitas), jati diri (integritas), keahlian (profesionalitas) dan kemampuan (kapabilitas). (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.