HANKAM

Pesan Menyentuh Panglima untuk Ribuan Prajurit Satgas Garuda yang Baru Pulang dari Lebanon

Prajurit Satgas Garuda
Prajurit Satgas Garuda. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kepulangan 1.088 prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) tahun 2023 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (14/3/2024).

Para prajurit ini merampungkan misi mereka dan kembali ke tanah air untuk melanjutkan penugasan di satuan masing-masing

Dalam sambutannya Panglima memberikan atensi khusus, ia atas nama bangsa dan negara mengucapkan rasa terima kasih dan bangga atas dedikasi personil satgas TNI kontingen Garuda beserta Milstaff Seceast UNIFIL ini.

Baca Juga: Wakil KSAL Gelar Launching Hari Pendidikan TNI AL di Bromo

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh personil satgas TNI kontingen Garuda beserta Milstaff Seceast UNIFIL tahun ajaran 2023 yang telah mengharumkan nama TNI dan Indonesia melalui berbagai penghargaan dan prestasi yang diraih selama penugasan di Lebanon. Pencapaian tersebut merupakan bukti nyata bahwa satgas TNI telah mengaplikasikan visi misi TNI yang prima dalam bertugas," kata Panglima TNI.

Lebih lanjut bahwa selama penugasan berbagai pengalaman didapatkan hendaklah diimplementasikan ke satuan masing-masing.

"Kalian telah mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dan prestasi yang membanggakan, jadikanlah hal-hal positif yang telah didapat selama penugasan untuk dikembangkan di satuan demi kemajuan dan kejayaan tentara nasional Indonesia. Segera lakukan adaptasi dengan lingkungan di home base agar soliditas satuan makin kuat dan siap untuk melaksanakan tugas-tugas berikutnya. Mengorganisir kembali perlengkapan perorangan dan satuan yang telah digunakan serta lakukan pemeliharaan perawatan untuk memperpanjang masa pakai alutsista," kata Panglima.

Baca Juga: Tempuh 15 Jam Perjalanan, 850 Prajurit Garuda Langsung Sujud Syukur Saat Tiba di Lebanon

Kemudian Panglima pun berharap para prajurit ini segera memanfaatkan waktu untuk berkumpul kembali bersama keluarga dan lakukan kegiatan yang bermanfaat dengan tetap menjaga keamanan.

"Semoga Tuhan yang maha kuasa senantiasa melimpahkan bimbingan, petunjuk dan kekuatannya kepada kita sekalian dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada Negara kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama," tutup Panglima.

Baca Juga: Tempuh Pendidikan 20 Minggu, 49 Siswa Dikmata di Kodam Cendrawasih Sah Jadi Prajurit TNI AD

Para prajurit TNI ini kembali setelah bertugas di Lebanon selama 12 bulan. Dari 1.088 personel yang kembali itu, 849 di antaranya tergabung dalam Satgas Indobatt Batalyon Mekanis TNI KONGA XXIII-Q UNIFIL, kemudian 155 orang dari Satgas Force Headquarters Support Unit (FHQSU TNI KONGA XXVI-01, 7 prajurit dari Satgas Civil Military Coordination Unit (CIMIC) TNI KONGA XXXI-M, 39 prajurit dari Satgas Military Police Unit (MPU) TNI KONGA XXV-O, 18 prajurit dari Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU) TNI KONGA XXX-M, 9 prajurit dari Satgas Tim Kesehatan TNI KONGA XXIX-N Level II Hospital UNIFIL, dan 11 prajurit dari Satgas Milstaff Seceast TNI KONGA UNIFIL.

Usai penugasan, seluruh prajurit yang kembali dari Lebanon itu mendapatkan tanda jasa Satyalancana Santi Dharma dari Presiden RI sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2023 pada 10 November 2023. Tanda jasa dan piagam penghargaan itu diberikan kepada beberapa perwakilan prajurit oleh Panglima TNI saat upacara penyambutan di Mabes TNI hari ini. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.