Pesan KSAD untuk Seluruh Prajurit TNI AD

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak berpesan kepada seluruh prajurit untuk fokus melaksanakan tugas pokok dengan profesional serta bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan.
“Nikmat itu tergantung bagaimana kita bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan, dan selalu berdoa serta menjalin hubungan baik dengan siapa pun. Mudah-mudahan kalian bekerja dengan profesional dan baik. Biar kami yang di pusat berpikir yang terbaik untuk memajukan satuan kalian,“ kata Maruli di lingkungan Makodam XII/Tanjungpura, Kubu Raya, Kalbar, Jumat (26/1).
Baca Juga: Ini Peran Female Peacekeepers Indonesia untuk Jaga Keamanan Perempuan dan Anak di Kongo
Maruli berharap selain melaksanakan tugas dengan baik, para prajurit juga dapat mempersiapkan masa depan anak-anaknya agar kelak menjadi generasi bangsa yang berprestasi.
“Kita punya banyak contoh senior-senior kita yang anaknya hebat-hebat. Panglima TNI itu anak Babinsa, Pak Dudung anak PNS, saya anak guru dan ibu saya PNS, Menteri Pertanian juga anak babinsa. Banyak (contohnya). Nanti kalau kamu sehat, panjang umur, anakmu jadi (berhasil), kamu juga yang bangga nanti,“ ujar KSAD.
Baca Juga: KSAD Akan Evaluasi Penambahan Prajurit di Perbatasan
Usai memberikan pengarahan, KSAD menyempatkan diri untuk menebar benih ikan di kolam Makodam XII/Tanjungpura. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































