Perwira Tinggi Angkatan Laut Se-Wilayah Samudera Hindia Sepakat Soal Keamanan Kawasan

Paris, IDM - TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan pimpinan Angkatan Laut negara-negara di wilayah Samudera Hindia sepakat untuk menjaga stabilitas kawasan melalui peningkatan kerja sama berupa latihan bersama, working group dan workshop maupun simposium, pertukaran informasi dan interoperability.
Kesepakatan tersebut terungkap saat pelaksanaan kegiatan Conclave of Chief Indian Ocean Naval Symposium (CoC IONS) yang dilaksanakan di Hotel Cercle National des Armees, Paris pada tanggal 14-16 November 2021 lalu. IONS merupakan forum pertemuan pimpinan tertinggi Angkatan Laut negara-negara di wilayah Samudera Hindia untuk membahas isu-isu maritim dan kegiatan kerja sama, dalam rangka menjaga hubungan yang harmonis dan menciptakan kestabilan di kawasan tersebut.
Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Admiral Pierre Vandier, Chief of Staff of the France Navy tersebut, TNI AL mengirimkan delegasi yang dipimpin Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr (Han) didampingi Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal Kolonel Laut (P) Bambang Dharmawan, S.E., M.Sc.
Kegiatan CoC IONS dengan tuan rumah France Navy kali ini merupakan rangkaian akhir dari kegiatan 7th IONS yang telah dilaksanakan secara hybrid di La Reunion (wilayah Perancis di Samudera Hindia) pada pertengahan tahun 2021. Hingga saat ini IONS memiliki 25 anggota tetap dan 9 anggota tidak tetap (observer). Keikutsertaan TNI AL sebagai wujud nyata pelaksanaan tugas diplomasi sekaligus dalam rangka menyikapi perkembangan di kawasan regional.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut arahan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam Rapat Pimpinan TNI AL 2021 yaitu meningkatkan diplomasi TNI AL sekaligus merupakan wujud aplikasi peran TNI AL dalam bidang diplomasi sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































