Perwira dari Thailand, Filipina dan Turki Ikuti Pendidikan Kecabangan Kavaleri di Pusdikkav

Jakarta, IDM – Sebanyak 4 orang perwira mancanegara yaitu 2 orang dari negara Thailand, 1 orang dari Filipina dan 1 orang dari Turki mengikuti pendidikan lanjutkan perwira (Diklapa) kecabangan Kavaleri tahun ajaran 2024 di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga: Punya Peran Sentral, Ini Tugas Liason Officer TNI AD di Koopsudnas
Dilansir dari keterangan Pussenkav, Kamis, (25/6) para perwira mancanegara ini mengikuti pendidikan bersama dengan 15 orang Perwira TNI AD, 1 orang Perwira TNI AL.
Para perwira ini pun mendapatkan pembekalan langsung dari Danpussenkav TNI AD Mayjen TNI Muhammad Zamroni yang menekankan pemanfaatkan waktu untuk berbagi ilmu pengetahuan, pengalaman dan materi lainnya, hal yang paling penting dari kegiatan belajar ini adalah hubungan baik dan pemahaman yang sama antar negara.
Baca Juga: Kopassus dan Singapore Armed Forces Gelar Latma, Berbagi Taktik dan Teknik Bertempur
"Di era saat ini, banyak orang berpendapat bahwa ini adalah akhir dari peran tank, tetapi kita perlu membuktikan bahwa mereka salah, kita harus tetap eksis dengan cara mengembangkan ilmu pengetahuan dan pengalaman," kata Danpussenkav yang juga memiliki pengalaman belajar dasar kecabangan (Sarcab) di Australia. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































