Personel TNI AU Berhasil Rampungkan Pelatihan MAAS dengan USAF

Jakarta, IDM - Sejumlah personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil merampungkan pelatihan Mobile Aircraft Arresting System (MAAS) dan Airfield Operations Equipment yang digelar selama 14 hari, dimulai pada 10 sampai 21 Juli 2023.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan personel Lanud dalam mendukung operasional penerbangan. Untuk itu, prajurit TNI AU yang mengikuti latihan ini berasal dari sejumlah Lanud, seperti Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Lanud Hasanuddin Makassar.
Baca Juga: Jelang Latgab TNI 2023, Prajurit Yonko 464 Kopasgat Gelar Latihan Pendahuluan
Dikutip dari laman resminya, Senin (24/7), TNI AU menjalin kerja sama dengan instruktur dari Mobile Training Team (MTT) 36th Tactical Advisory Squadron, Andersen AFB Guam dalam pelatihan ini agar tercapai transfer of technology yang baik.

Kepada para instruktur, Kadisbangopau Marsma TNI Heri Sutrisno mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasih karena mereka telah berbagi ilmu dan kemampuan dalam mengoperasionalkan serta memelihara peralatan MAAS dan Airfield Operations Equipment.
Baca Juga: KSAU Pimpin Ziarah Peringatan Hari Bakti TNI AU 2023
Sementara itu, kepada para prajurit TNI AU yang telah mengikuti pelatihan ini, Heri berpesan agar mereka menyerap ilmu yang telah didapat dan mengaplikasikannya di satuan masing-masing dengan baik.
“Jaga selalu alat yang telah diberikan oleh negara sebaik mungkin sebagai pertanggungjawaban kita terhadap rakyat Indonesia. Tingkatkan terus profesionalisme sebagai wujud nyata untuk menuju TNI AU yang disegani di kawasan,” pungkasnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































