Personel Militer Angkatan Darat Kamboja Lulus Kursus Bahasa Indonesia

Jakarta, IDM – Puluhan personel Angkatan Darat Kamboja lulus kursus dasar Bahasa Indonesia. Penutupan proses belajar tersebut dilakukan di Satuan Pasukan Khusus Kamboja 911 Kamboul, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (12/7).
Atase Pertahanan RI untuk Phnom Penh, Kolonel Cpm Moch. Rizal menjelaskan kursus yang diikuti oleh 45 personel ini adalah bagian dari program mendukung pelaksanaan diplomasi militer dan kerja sama bidang pertahanan kedua negara.
Baca Juga: TNI Buka Jalur Menuju Makam Cut Meutia Setelah Belasan Tahun Tertutup
Proses belajar yang dilaksanakan selama empat bulan ini melibatkan tenaga pengajar dari guru Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta Diaspora Indonesia di Kamboja yang telah memahami bahasa setempat.
“Kerja sama dalam peningkatan kapasitas personel militer Kamboja telah sejak lama dilaksanakan oleh TNI hingga saat ini," ujar Rizal, dikutip dari Puspen TNI, Sabtu (13/7).
Baca Juga: Pangkogabwilhan II Tinjau Marinir Penjaga Perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Ambalat
Selain Angkatan Darat Kamboja, kerja sama peningkatan kapasitas militer juga sebelumnya telah dilakukan kepada Pasukan Khusus Kamboja dan Pasukan Pengamanan Perdana Menteri Kamboja.
Selain mempelajari bahasa, personel militer Kamboja juga belajar mengenal negara Indonesia. Hal tersebut berfungsi agar para prajurit lebih siap dan mudah berkomunikasi saat bertugas di Tanah Air. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































