HANKAM

Persiapan Matang Unsur Demo Udara TNI AU Jelang HUT ke-77 TNI

Persiapan Matang Unsur Demo Udara TNI AU Jelang HUT ke-77 TNI
(Dok Dispenau)

Jakarta,IDM - Turunnya hujan tidak mengurangi semangat para personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang terlibat dalam misi demo udara peringatan HUT ke-77 TNI Tahun 2022. Seluruh unsur demo udara TNI AU tetap melakukan sesi latihan di Terminal Selatan Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (2/10), meski cuaca saat itu tidak bersahabat.

“Latihan kali ini tetap dilaksanakan meski terkendala hujan. Namun para penerbang tetap melaksanakan latihan dengan semangat tinggi,” jelas Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah seperti dikutip dari keterangan Dispenau.

Kesiapan para unsur demo udara TNI AU akan terus diasah melalui rangkaian gladi latihan yang telah dilakukan sejak 30 September 2022 dan akan berlangsung sampai 3 Oktober 2022.

Pada peringatan HUT ke-77 TNI tahun ini, TNI AU bertugas untuk menyiapkan demo udara yang terdiri dari Rydder Flight dengan delapan pesawat F-16, Jupiter Aerobatic Team dengan enam pesawat KT-1 Wongbee, dan Tri Matra Flight dengan delapan helikopter tiga matra TNI. Ketiga demo udara tersebut akan terbang melintas di atas Istana Negara pada 5 Oktober mendatang. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.