HANKAM

Persiapan ke Palestina, KRI Wedyodiningrat-992 Lakukan Pengecetan Warna Putih

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali di Mako Kolinlamil, Jakarta, Senin (20/11). (IDM/Aini Tartinia)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, mengungkapkan KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 sedang dalam pengecetan lambung kapal sebagai persiapan untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Palestina.

"Kapal rumah sakit itu sedang dilaksanakan docking untuk pengecetan warna putih," ungkap Ali usai sertijab tiga jabatan TNI AL di Mako Kolinlamil, Jakarta, Senin (20/11).

Ali mengatakan, pengecetan warna putih pada lambung kapal bantu rumah sakit KRI Wedyodiningrat-992 berdasarkan aturan yang tertuang dalam Konvensi Jenewa dan Hukum Internasional yang Berlaku di Sam Remo Manual.

Baca Juga: Karena Air Bersih Pangkostrad Dianugerahi Rekor MURI

"Sesuai aturan Konvensi Jenewa maupun aturan dari San Remo Manual, kapal rumah sakit itu harusnya dicat dengan warna putih. Jadi, itu sudah disiapkan," ujarnya.

Bantuan-bantuan kemanusiaan
Bantuan-bantuan kemanusiaan untuk Palestina yang terkumpul di Mako Kolinlamil. (IDM/Aini Tartinia)

Untuk pemberangkatan bantuan kemanusiaan dengan KRI Wedyodiningrat-992 tersebut, Ali mengungkapkan pihaknya masih menunggu izin dari pemerintah Mesir, dikarenakan negara tersebut merupakan yang terdekat dengan perbatasan Gaza, Palestina.

"Mungkin (bantuan bakal dikirimkan dengan kapal) ke El Arish, itu kalau Mesir sudah membuka izin, maka kapal akan berangkat," kata Ali.

Baca Juga: Aspotdirga KSAU Tinjau Persiapan Sail Teluk Cenderawasih di Biak

Terpantau di Mako Kolinlamil, sejumlah tenda yang menampung berbagai bantuan kemanusiaan untuk Palestina telah didirikan. Masing-masing tenda terdapat berbagai kotak yang berisikan bantuan obat-obatan, selimut, pakaian hingga pembalut untuk perempuan dan pampers.

"Sementara bantuan-bantuan logistik, obat-obatan sudah kita terima. Jadi, ini kita sudah siap apabila sewaktu-waktu disuruh cepat untuk berangkat, kita berangkat," jelasnya.

"Tinggal menunggu izin dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) karena mereka berhubungan dengan pihak Mesir," imbuhnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.