Perjuangan TNI Gagalkan Penyelundupan di Sungai Mahakam

Jakarta, IDM - Penuh Perjuangan, begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan upaya penggagalan penyelundupan yang dilakukan TNI dari tim patroli keamanan (Patkam) Pos Long Bagun SSK IV Satgas Pamtas RI-MLY Yonzipur 8/SMG di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di pinggir Sungai Mahakam Ulu, Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, pada Selasa (18/02/25).
Para prajurit tampak jatuh bangun menyusuri hutan hingga ke pinggiran sungai demi mengamankan barang bukti berupa 72 botol minuman keras berbagai merek.
Baca Juga: KSAD Minta Prajurit TNI AD Beri Masukan untuk Kelengkapan Alutsista
"Kami terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan di sepanjang wilayah perbatasan. Upaya penyelundupan ini tidak hanya merugikan negara dari segi ekonomi, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar," kata Dan Pos Long Bagun, Lettu Czi Elkam dalam keterangannya dikutip dari Pendam VI/Mulawarman, Rabu, (19/2).
Ia mengatakan keberhasilan penggagalan penyelundupan ini merupakan hasil dari patroli rutin yang dilakukan oleh Satgas Pamtas RI-MLY Yonzipur 8/SMG. Tim patroli mencurigai aktivitas di sekitar sungai dan setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan puluhan botol minuman keras ilegal yang disembunyikan.
Baca Juga: Puluhan Personel TNI Ikuti Pendidikan Siber TNI AU A-I di Skadik 506
Saat ini, barang bukti telah diamankan di Pos Long Bagun dan akan diserahkan kepada pihak berwenang, yaitu Bea Cukai dan kepolisian setempat, untuk proses hukum lebih lanjut. Satgas Pamtas RI-MLY Yonzipur 8/SMG akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberantas praktik penyelundupan di wilayah perbatasan.
Satgas Pamtas RI-MLY Yonzipur 8/SMG mengimbau kepada masyarakat agar turut serta berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang terdekat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































