HANKAM

KSAD Minta Prajurit TNI AD Beri Masukan untuk Kelengkapan Alutsista

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat meninjau perlengkapan alat komunikasi (Alkom) serta menyaksikan demonstrasi Alat Peperangan Elektronik (Alpernika) di Batalyon Perhubungan Angkatan Darat (Yonhubad), Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta para prajurit TNI AD memberikan masukan terkait alutsista dalam memenuhi kebutuhan peralatan dan perlengkapan di satuan. Hal ini juga berlaku untuk Komandan Satuan agar sesuai dengan kebutuhan nyata di medan tugas.

"Seluruh Balak (Badan Pelaksana) coba duduk bersama, berikan masukan dan evaluasi, apa saja kendala di lapangan, sehingga kita bisa sama-sama mencari solusinya,” kata Maruli saat meninjau perlengkapan alat komunikasi (Alkom) serta menyaksikan demonstrasi Alat Peperangan Elektronik (Alpernika) di Batalyon Perhubungan Angkatan Darat (Yonhubad), Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Mengenal Bom MK-81 RI Live Hasil Kolaborasi TNI AU dan Pindad

Menurut Maruli bahwa jika dukungan perlengkapan yang dimiliki Angkatan Darat dimaksimalkan dengan baik, maka pelaksanaan tugas akan berjalan optimal.

"Para Badan Pelaksana harus menyampaikan kepada satuan di bawah, apa saja peralatan yang kita miliki, sehingga prajurit tahu dan paham perlengkapan yang ada. Bila dukungan perlengkapan dimaksimalkan, tugas-tugas akan dapat dikerjakan dengan lebih baik,” kata Maruli.

Baca Juga: Dirut PT LEN Ungkap Tiga Faktor Tingkatkan Kemampuan Industri Pertahanan

Sebelumnya, Wakil KSAD Letjen TNI Tandyo Budi R. juga berpesan hal yang sama di Apel Komandan Satuan (AKS) di Resimen Latihan dan Pertempuran (Menlatpur) Kostrad, Sanggabuana, Karawang beberapa waktu lalu.

Tandyo meminta agar para Komandan Satuan memiliki sifat terbuka, mau terjun langsung ke lapangan, bersikap jujur, serta mengoptimalkan pengalaman yang dimiliki untuk meningkatkan kinerja satuannya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.