Peresmian Kodim 0322/Siak Diharapkan Mampu Perkuat Sinergitas

Siak,IDM - Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, didampingi Ketua Persit KCK Daerah I/BB, Dessy Hassanudin, meresmikan Markas Kodim 0322/Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Kamis (25/11/2021).

Pangdam I/BB menyampaikan, diresmikannya Makodim 0322/Siak ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja satuan Kodim 0322/Siak serta jajaran 031/Wira Bima ke depan, baik dalam tugas pengamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maupun pelayanan terhadap masyarakat.
"Saya juga mengucapkan selamat kepada pejabat baru Kodim 0322/Siak, jalinlah komunikasi yang baik dengan masyarakat, ciptakan sinergitas dengan Forkopimda dan seluruh tokoh masyarakat, serta tokoh adat dalam mewujudkan kemajuan daerah," ujar Pangdam.

Hal senada juga disampaikan Bupati Siak, H Alfendri yang mengatakan peresmian Kodim 0322/Siak ini sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat.

"Diharapkan keberadaan Kodim 0322/Siak ini akan meningkatkan sinergitas Pemkab Siak dengan TNI AD dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat Siak ke depan," pungkasnya. (nhn/yas)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































