HANKAM

Percepat Pemulihan Infrastruktur Lokasi Bencana, KRI Banda Aceh-593 Bawa Alat Berat dan Logistik ke Lhokseumawe

KRI Banda Aceh-593
KRI Banda Aceh-593 proses debarkasi di Dermaga Krueng Geukeuh Lhokseumawe. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Laut mengerahkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh-593 dalam rangka mendukung upaya pemulihan pascabencana alam di wilayah Sumatra.

KRI Banda Aceh-593 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Yanuar Rizky Widjaya telah melaksanakan debarkasi material alat berat dan bahan kontak di Dermaga Krueng Geukeuh, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (8/1).

Baca Juga: Banjir di Siau Sulut, Bakamla Lepas KN Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan

Berbagai material yang diturunkan meliputi alat berat, perlengkapan logistik, hingga bahan kontak yang akan digunakan untuk mendukung kebutuhan darurat masyarakat dan percepatan pemulihan infrastruktur.

“Pengiriman dan penurunan material ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI AL dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. TNI AL berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan kondisi di lapangan,” tulis siaran pers Dinas Penerangan TNI AL, dikutip Jumat (9/1).

Baca Juga: Tinjau Kesiapan Satuan Yon TP 840 GS, Wakil KSAD: Kebanggaan Prajurit Bukan dari Simbol atau Ucapan

Lebih lanjut, TNI AL berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung operasi kemanusiaan, sebagai bagian dari tugas operasi militer selain perang (OMSP).

Dengan terlaksananya debarkasi material di Dermaga Krueng Geukeuh, TNI AL berharap proses distribusi bantuan ke wilayah terdampak dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut merupakan implementasi dari program Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.