Perbaiki Rumah Prajurit, KSAD Anggarkan Setiap Batalyon Dapat 2 Miliar

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan untuk memperbaiki rumah prajurit, masing-masing batalyon akan mendapatkan anggaran 2 miliar.
“Program kita rencananya tahun ini setiap batalyon ada rehab, sehingga semua bisa merasakan (perbaikan). Nanti tergantung kerusakannya, ada yang rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Kita akan fasilitasi dengan anggaran 2 Milyar untuk setiap Batalyon. Nanti juga ada untuk Koramil-Koramil. Saya pikir, kalau ini bisa bertahap, dapat berpengaruh untuk (kemajuan) satuan-satuan,” kata KSAD dalam kunjungannya di Kodam I/BB belum lama ini.
Dalam rangkaian kunjungan ini KSAD juga melakukan peninjauan terkait rehab perumahan prajurit di antaranya di jajaran Kodim 0203/Langkat dua kopel sebanyak 4 KK. Rehab swakelola perumahan prajurit di Baterai (Kompi) B Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 11/WBY sebanyak 12 KK, dan di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 2/KS sebanyak 14 KK.

Pembangunan rumah dinas serta fasilitas lainnya yang menjadi kebutuhan mendasar prajurit dan keluarganya tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit, agar dapat hidup layak dan nyaman.
Baca Juga: Misi Perdana, Helikopter Panther dan KRI Diponegoro-365 Operasi SAR di Laut Mediterania
Pada kesempatan tersebut KSAD juga memeriksa kendaraan Anoa dan melakukan penanaman pohon kenangan di Markas Kodam I/Bukit Barisan serta melepas para Babinsa yang akan menanam 1000 bibit pohon untuk penghijauan di wilayah Sumatera Utara. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































