HANKAM

Misi Perdana, Helikopter Panther dan KRI Diponegoro-365 Operasi SAR di Laut Mediterania

Kru helikopter Panther HS-1305
Kru helikopter Panther HS-1305 milik TNI AL melakukan operasi SAR dugaan kapal tenggelam di sekitar Laut Mediterania, Minggu (11/2) lalu. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM - Sebulan pascatiba di Lebanon untuk menjalan misi perdamaian dunia, Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-O/UNIFIL berkontribusi dalam operasi Search and Rescue (SAR) di Laut Mediterania, Minggu (11/2) lalu.

Dikutip dari laman TNI AL, Kamis (15/2), helikopter AS565 MBe Panther HS-1305 melaksanakan SAR terhadap dugaan kapal pengungsi Suriah yang tenggelam di sekitar 40 mil laut lepas pantai Tripoli, Laut Mediterania atau berada di zona 1 utara area operasi MTF.

Baca Juga: KRI Radjiman Debarkasi Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina selama 4 Hari di Mesir

Informasi mengenai musibah tersebut didapat dari laporan warga ke Angkatan Bersenjata Laut Lebanon atau Lebanon Armed Force (LAF) Navy bahwa salah satu keluarga yang ada di kapal tersebut mengalami keadaan darurat.

Saat itu, KRI Diponegoro-365 yang juga sedang beroperasi di area tersebut, mendapatkan mandat untuk mencari posisi dugaan kapal tenggelam dan mempersiapkan proses evakuasi lebih lanjut.

Untuk mempercepat proses pencarian, helikopter Panther HS-1305 dengan captain pilot Kapten Laut (P) Rayendra Jaka dan copilot Lettu Laut (P/W) Michelle diperintahkan terbang dan melakukan pencarian di area sekitar posisi kapal sekitar jarak 10 mil laut dari KRI Diponegoro-365, menggunakan sensor Forward Looking Infra Red (FLIR).

Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda-367 Akan Jalani Latihan Penembakan hingga Anti-kapal Selam di Latma MILAN 2024

Hasil pencarian di lokasi tersebut ditemukan satu mapal nelayan terapung tanpa awak. Setelah dilaksanakan pencarian selama dua jam, tidak ditemukan adanya kapal tenggelam maupun korban.

Laporan hasil pencarian tersebut kemudian diteruskan kepada MTF Commander dan LAF Navy. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada prajurit KRI Diponegoro-365 dan awak helikopter Panther HS-1305 atas kesigapan dan respon cepat terhadap informasi yang diberikan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.