Penjelasan Kemhan soal P3MD, Peserta Diambil dari Pegawai BUMN

Jakarta, IDM – Pemerintah telah memulai Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) Batch 1 Angkatan Soedirman Tahun Anggaran 2026. Program tersebut dilepas Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto dari Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (26/7) lalu.
Para peserta berlayar dalam pelayaran Widya Wisata menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo (WSH-991).
Sebanyak 399 peserta didik mengikuti pelayaran Widya Wisata menuju Taman Puputan Margarana, Bali, sebagai bagian dari rangkaian pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan.
Baca Juga: TNI AU-RAAF Jajaki Peluang Kerja Sama di Bidang Operasional dan Pengembangan SDM
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, P3MD atau Presidential Future Leaders Program (PFLP) merupakan program kaderisasi kepemimpinan yang dirancang Presiden RI Prabowo Subianto bersama BPI Danantara, BP BUMN, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Program dirancang untuk menyiapkan talenta-talenta terbaik Indonesia menjadi pemimpin strategis masa depan, khususnya di lingkungan BUMN.
Para peserta merupakan pegawai aktif BUMN yang berasal dari berbagai perusahaan BUMN di seluruh Indonesia. Pendidikan intensif selama sembilan bulan.

“Tahap pertama yang saat ini dijalani adalah pembentukan karakter di Kodiklat TNI Serpong melalui pelatihan kedisiplinan, kepemimpinan, bela negara, wawasan kebangsaan, komunikasi, ketahanan fisik dan mental,” kata Rico dalam keterangan pers, Selasa (4/8).
Selanjutnya, para peserta akan mengikuti pendidikan manajerial yang mencakup tata kelola, pengambilan keputusan, kepemimpinan strategis, transformasi digital dan keamanan siber atau cyber security, sebelum menjalani magang serta penugasan di kementerian maupun BUMN.
Baca Juga: KSAD: TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di 12 wilayah Indonesia
Terbaru, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin turut memberikan pembekalan ke para peserta P3MD Batch 1 di markas Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan, pada Senin (3/8).
“Program ini diharapkan melahirkan pemimpin BUMN yang tidak hanya unggul secara profesional (best minds), tetapi juga memiliki karakter kuat (best hearts), sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” tutur Rico.
Keterlibatan Kemhan RI merupakan tindak lanjut arahan Presiden Praboeo kepada Wamenhan Donny untuk mengawal penyelenggaraan program, khususnya untuk tahap pembentukan karakter, kepemimpinan, dan bela negara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































