HANKAM

KSAD: TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di 12 wilayah Indonesia

Personel Yonzipur 16:Dhika Anoraga
Personel Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 16/Dhika Anoraga Kodam Iskandar Muda menyelesaikan pembangunan jembatan bailey. (IDM/Muhammad Hidayat)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menyebut bahwa saat ini TNI AD tengah melaksanakan Karya Bakti Skala Besar di 12 wilayah Indonesia. Fokus di wilayah perbatasan dan terpencil.

"Terutama di daerah perbatasan dan wilayah terpencil, seperti Pulau Nias, Danau Toba, Mentawai, Kepulauan Talaud, Nusa Tenggara Timur, hingga Merauke, Papua. Program tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata Maruli saat bertemu para alumni Akmil 1992-1996 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga: PM Anutin: Thailand Siap Kirim 36 Kendaraan Tempur Amfibi ke Marinir TNI

Lebih lanjut Maruli memaparkan berbagai program unggulan TNI AD yang telah dilaksanakan sejalan dengan kebijakan pemerintah, di antaranya mendukung ketahanan pangan, pembangunan Jembatan Garuda, penyediaan akses air bersih melalui Program Manunggal Air, serta berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jadi kita sudah buat program seperti ini, jadi satu pulau atau daerah kita selesaikan semua jembatannya. Biar anda merasa terpanggil, perhatikan mereka, bagaimana rasanya mereka berpuluh-puluh tahun tidak pernah punya air, tidak pernah punya jembatan. Lumpuh, tiba-tiba ada yang kasih kaki palsu,” kata Maruli.

Ia pun mengajak seluruh angkatan Abituren Akmil untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing dalam membantu pembangunan sarana umum maupun infrastruktur di daerah-daerah yang masih membutuhkan perhatian.

Baca Juga: Singgah di Yokosuka, KRI GNR-332 Rangkul Pejabat Jepang hingga Militer AS

TNI AD tengah gencar menjalankan program pemerintah. Terbaru, menggunakan Kapal ADRI LIII, pasukan "Kartika Eka Paksi" ini menyalurkan lebih dari 400 unit besi-besi untuk pembangunan empat jembatan di Nusa Tenggara Timur.

Ditargetkan empat jembatan ini rampung awal bulan Desember 2026.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.