HANKAM

Pengamanan Pelantikan Prabowo-Gibran, TNI AL Kerahkan 3.500 Marinir hingga 3 Pesawat

Marinir
Prajurit Marinir dikerahkan untuk pengamanan proses pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pada 20 Oktober. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL mengerahkan ribuan prajurit hingga mempersiapkan sejumlah alutsita untuk pengamanan rangkaian kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pada 20 Oktober.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady, mengungkapkan TNI AL mengerahkan ribuan prajurit Korps Marinir dari Pasmar 1 dan 2 untuk pengamanan di darat.

"(Untuk pengamanan) di darat, lebih dari 3.500 pasukan Korps Marinir dari Jakarta dan Surabaya juga dikerahkan untuk mengamankan proses pelantikan nanti," ungkapnya saat dihubungi Indonesia Defense Magazine, di Jakarta, Kamis (17/10).

Selain itu, Wira juga menjelaskan TNI AL mempersiapkan alutsista udara dari jajaran Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) jenis rotary wing (helikopter) dan fixed wing (pesawat bersayap) yang memiliki spesifikasi antikapal selam.

Baca Juga: TNI AD Siagakan Alutsista dan Siap Gerak Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil

"Dari Puspenerbal juga menyiagakan unsur udara seperti helikopter Panther HS-1308, Panther HS-1311, dan CN P-8305 dalam proses pengamanan," jelas Wira.

Beberapa waktu lalu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menegaskan TNI AL akan berkonsentrasi penuh dalam menyukseskan transformasi kepemimpinan kepala negara, dalam hal ini dari pemerintahan Jokowi ke Prabowo.

"TNI AL bersama TNI lainnya serius dalam melaksanakan pengamanan. Itu misi utama," tegas Ali.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Hariyanto mengatakan mulai hari ini sampai 23 Oktober, TNI dijadwalkan menggelar pengamanan VVIP pelantikan presiden dan wakil presiden.

Baca Juga: Pangkoopsudnas Pimpin Apel Kesiapan Satgasud Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres

“TNI akan menggelar operasipengamanan VVIP dalam rangka pelantikan Presiden RI dan Wakil presiden mulai tanggal 16- 23 Oktober 2024,” kata Hariyanto kepada wartawan, Selasa, (15/10).

Lebih lanjut,Hariyanto menjabarkan persiapan pengamanan ini meliputi penyiapan personel dan materil serta pembagian tugas dengan urutan yang dilaksanakan.

“Jadi dimulai dengan gelar personel dan materil di Silang Monas Jakarta, melaksanakan Tactical Floor Game (TFG), geladi rangkaian baik untuk pejabat dan tamu undangan Negara Asing, pengamanan jalannya sidang paripurna MPR-RI sampai dengan acara selesai keseluruhan,” jelas Hariyanto.

Baca Juga: Kerahkan Ribuan Personel hingga Beragam Alutsista, Pangkoopsudnas: TNI AU Dukung Suksesnya Pelantikan Presiden dan Wapres

Dia pun memastikan terkait pengerahan pasukan khusus ataupun sniper akan disesuaikan atau disusun oleh organisasi panitia.

Hariyanto juga mengungkapkan pengerahan pasukan berasal dari tiga matra TNI yaitu TNI AD, TNI AL dan TNI AU bekerja sama dengan Kepolisian RI dan sejumlah instansi terkait lainnya untuk koordinasi pengamanan di tiga sektor.

“Rencana (pengamanan) mencakup area sekitar lokasi pelantikan serta pengaturan arus lalu lintas, dan akses masyarakat,” ungkap Hariyanto. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.