HANKAM

Penerbang Tempur Lanud Roesmin Nurjadin Rampungkan Latihan Survival Lancang Kuning 24

latihan survival
Peserta latihan survival dasar tahun 2024, 'Lancang Kuning 24' yang digelar oleh Lanud Roesmin Nurjadin. (Foto: Dok. Instagram @@lanud_roesmin_nurjadin)

Jakarta, IDM - Sejumlah penerbang tempur dan personel Lanud Roesmin Nurjadin berhasil merampungkan latihan survival dasar tahun 2024 dengan sandi 'Lancang Kuning 24'.

Para peserta latihan berasal dari Skadron Udara 12; Skadron Udara 16; Skatek 045; staf lanud dan Rumah Sakit dr. Sukirman; serta pelatih dari Yonko 462 Kopasgat.

Baca Juga: Renovasi Graha Utama Akmil, Prabowo: Jadi Peran Sentral Membentuk Watak, Mental dan Intelektualitas

Pada dasarnya, Lancang Kuning 24 digelar untuk meningkatkan serta menguji kemampuan awak pesawat dalam melaksanakan SERE (Survival, Evasion, Resistance, dan Escape).

latihan survival
(Foto: Dok. Instagram @@lanud_roesmin_nurjadin)

"Latihan survival ini berguna untuk mengetahui apa yang harus diperbuat dan diperlukan dalam keadaan darurat," kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Feri Yunaldi.

"Dalam kondisi darurat, tidak cukup hanya bermodalkan kemauan saja, akan tetapi juga mutlak diperlukan pengetahuan yang tepat. Oleh karena itu, saya berharap latihan survival dasar yang baru saja dilaksanakan ini benar-benar dapat dimengerti dan dihayati," sambungnya.

Baca Juga: Rencana Awal Latihan Super Garuda Shield 2024 Akan Diikuti 18 Negara

Melansir keterangan Penerangan Lanud Roesmin Nurjadi di keterangan foto instagram @lanud_roesmin_nurjadin, Senin (29/1) disebutkan, materi latihan Lancang Kuning 2024 meliputi jungle survival; ilmu medan peta dan kompas; HTF; caraka malam; ilmu tumbuhan dan hewan; sea survival; serta latihan rescue hoist survival.

Usai latihan, Danlanud Roesmin Nurjadin berharap agar Kelompok Latihan (Kolat) dan unsur pendukung yang terlibat dalam latihan ini dapat melaksanakan konsolidasi serta evaluasi agar dapat meningkatkan dan mengembangkan latihan-latihan berikutnya agar lebih baik. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.