HANKAM

Penembakan Prajurit, TNI AD Tangkap 2 Orang Pelaku

Ilustrasi prajurit TNI
Ilustrasi prajurit TNI. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – TNI AD dari Pomdam II/Sriwijaya berhasil menangkap dua orang terkait penembakan yang mengakibatkan Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa meninggal dunia. Dua orang tersebut adalah Sertu MRR dan DS terduga pelaku yang menyembunyikan barang bukti Senpi.

Dilansir dari keterangan Dispenad, Minggu (17/5), Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan kronologi kejadian penembakan bermula saat kedua pihak berada di lokasi hiburan malam dan terjadi cekcok antara Pratu BI dan Sertu MRR terkait masalah pribadi yang berujung perkelahian.

Baca Juga: Penjelasan TNI AD Soal Tewasnya Pratu FAA Ditembak Sesama Prajurit

Dalam kondisi terpojok, MRR diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai Pratu Ferischal. Korban sempat dilarikan ke RS Permata Palembang, namun dinyatakan meninggal dunia.

Denpom II/4 Palembang lanjut Donny segera melakukan olah TKP, memeriksa 21 saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk otopsi. Hasil otopsi menunjukkan penyebab kematian adalah luka tembak di perut kanan bawah yang menembus hati dan paru lobus kiri yang mengakibatkan pendarahan berat.

"Proyektil peluru telah dikeluarkan dari tubuh korban melalui otopsi dan saat ini menunggu hasil uji balistik Bidlabfor Polda Sumsel. Untuk Senpi rakitan jenis korek api yang digunakan ditemukan di rumah DS, alamat Kelurahan Srimulya, Sematang Borang. Untuk tersangka Sertu MRR berhasil diamankan saat berada di area parkir RS Bhayangkara. Pelaku beserta para saksi saat ini masih diamankan di Madenpom II/4 dalam keadaan aman untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Donny.

Baca Juga: Hadiri PACS 2026, Pangkoopsudnas dan Pimpinan AU Negara Pasifik Bahas Isu Keamanan Regional

Donny memastikan Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan Asintel Kasdam dan Danpomdam untuk menangani kasus secara mendalam sampai dengan tuntas.

"Proses masuk tahap penyidikan terhadap MRR sesegera mungkin berkas perkara dilimpahkan ke Otmil I-05 Plg. dan perkara DS akan dilimpahkan hari ini ke Polrestabes Palembang. Sementara itu upacara pemakaman militer Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dilaksanakan Sabtu sore pukul 17.45 WIB di TPU Sematang Borang, Palembang dalam keadaan khidmat," tutup Donny. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.