HANKAM

Hadiri PACS 2026, Pangkoopsudnas dan Pimpinan AU Negara Pasifik Bahas Isu Keamanan Regional

Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo
Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo menghadiri Pacific Air Chiefs Symposium (PACS) 2026 di Hawaii. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Jakarta, IDM - Panglima Koops Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo, mewakili Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, menghadiri Pacific Air Chief Symposium (PACS) 2026 di Hawaii, Amerika Serikat (AS), yang berlangsung pada 11-15 Mei 2026.

Melansir siaran pers Penerangan Koopsudnas yang dikutip Sabtu (16/5), PACS merupakan agenda dua tahunan yang diselenggarakan oleh US PACAF (United State Pacific Command Air Force).

Baca Juga: Amankan 2.000 Batang Ganja, 36 Prajurit Yonif Vira Jaya Sakti Diberikan Penghargaan oleh Pangkogabwilhan III

Pada penyelenggaraan tahun ini, PACS 2026 diikuti pimpinan/perwakilan angkatan udara dari 29 negara, antara lain Australia, Bangladesh, Belanda, Brunei Darusalam, Kamboja, Kanada, Chili, Filipina, Inggris, Italia, Jerman, Laos, Nepal, Maladewa, dan Mongolia.

Para pimpinan
Para pimpinan atau delegasi angkatan udara negara-negara pasifik yang menghadiri Pacific Air Chiefs Symposium (PACS) 2026 di Hawaii. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Sejumlah negara lainnya adalah Papua Nugini, Spanyol, Srilanka, Amerika Serikat, New Zealand, Jepang, Indonesia, Korea Selatan, India, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Baca Juga: Puluhan Prajurit TNI Jalani Kursus Sejarah hingga Pertahanan Siber, Dankodiklat: Output Sangat Dibutuhkan

Forum strategis tersebut mempertemukan pimpinan angkatan udara (AU) negara-negara di kawasan Pasifik untuk membahas dinamika keamanan regional, memperkuat kerja sama pertahanan udara, serta interoperabilitas antarmiliter.

Selain itu, para pimpinan AU yang menghadiri forum tersebut turut membahas perkembangan lingkungan strategis di kawasan, khususnya isu sebaran kekuatan udara sebagai kesatuan dalam pertempuran.

Pembahasan-pembahasan tersebut dinilai penting karena dinamika keamanan di kawasan Pasifik menuntut koordinasi dan kesiapan operasi yang semakin terpadu antarnegara. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.