HANKAM

Pemerintah Lepas Satgas Nakes TNI Gelombang V untuk Gaza

Donny Ermawan Taufanto
Pemerintah melalui Kemhan RI Satgas Nakes TNI Gelombang V untuk warga di Jalur Gaza. (Foto: Dok. Biro Infohan Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan RI melepas keberangkatan Satuan Tugas Tenaga Kesehatan (Satgas Nakes) TNI Gelombang V untuk warga di Jalur Gaza, Palestina. Upacara pelepasan dipimpin Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto di Ruang Palapa Kemhan RI, Jakarta Pusat, Senin (15/12).

Satgas terdiri dari 25 personel TNI yang siap bertugas selama empat bulan sebagai bagian dari misi kemanusiaan internasional.

Baca Juga: Kemhan Survei Sorong dan Manokwari untuk Pemasangan Satelit Pertahanan di Papua

Pengiriman Satgas Nakes ini merupakan kelanjutan dari kerja sama strategis antara pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Wamenhan Donny menekankan bahwa misi ini adalah penugasan negara yang sangat mulia, berawal dari inisiasi Presiden RI Prabowo Subianto saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

“Misi ini adalah misi yang digagas oleh Bapak Presiden Prabowo. Beliau berkeinginan mengirimkan tenaga kesehatan dan rumah sakit lapangan. Oleh karena itu, tidak bisa kita lakukan secara institusi, yang paling memungkinkan adalah kita bekerja sama dengan UEA,” ujar Donny, dikutip dari siaran pers Biro Infohan Kemhan, Selasa (16/12).

Kerja sama ini memungkinkan Indonesia untuk berkontribusi langsung dalam penanganan korban konflik di Gaza melalui fasilitas kesehatan yang disediakan oleh UAE. Satgas Nakes Gelombang V adalah kontingen kelima yang dikirim Indonesia sejak kerja sama dimulai.

Baca Juga: Simulasi Gerakan Taktis di Daerah Perang, Awak Media Merayap-Berguling di Menlatpur Kostrad Sanggabuana

Kepada para personel, Wamenhan mengingatkan pentingnya totalitas dan profesionalisme. Ia meminta satgas untuk belajar dari pengalaman kontingen sebelumnya dan menjalankan prosedur keamanan dengan ketat.

“Tunjukkan kinerja semangat kalian. Niatkanlah sebagai ibadah selama melaksanakan tugas empat bulan. Ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa yang langsung bersentuhan kepada kemanusiaan,” kata Donny. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.