HANKAM

Pemerintah dan PBB Beri Penghormatan dan Santunan bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon

penghormatan
Pemerintah dan PBB beri penghormatan dan santunan bagi Prajurit TNI gugur di Lebanon. (Foto: Istimewa)

Jakarta, IDM - Pengorbanan tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia di Lebanon mendapat penghormatan tinggi dari negara dan komunitas internasional.

Pemerintah Indonesia bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan penghargaan serta santunan kepada keluarga yang ditinggalkan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan dedikasi mereka.

Ketiga prajurit tersebut adalah Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon yang gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB.

Baca Juga: Peserta Asean Plus Cadet Sail Jajal Latihan VBSS Bareng Kopaska di KRI Bima Suci

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan ketiganya dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dalam rangka Operasi Militer Selain Perang (OMSPA), serta medali kehormatan tertinggi PBB, Dag Hammarskjold Medal.

Selain penghargaan, negara juga memastikan perlindungan bagi keluarga melalui santunan yang nilainya mencapai lebih dari Rp1,8 miliar untuk masing-masing prajurit.

Santunan tersebut mencakup berbagai komponen, mulai dari asuransi, bantuan risiko kematian, beasiswa anak, hingga santunan dari PBB dan institusi terkait.

Baca Juga: Kemhan: Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon akan Diberangkatkan ke Indonesia Pekan Ini

Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan duka mendalam dan penghormatan atas gugurnya para prajurit.

“Pengabdian mereka adalah wujud nyata dedikasi menjaga perdamaian dunia sekaligus mengharumkan nama bangsa,” ujar Presiden Prabowo.

Tak hanya santunan, keluarga juga menerima gaji terusan selama 12 bulan serta jaminan pensiun bagi ahli waris. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.