Pelingsir Puri Ageng Blahbatuh Anugerahi KSAL Gelar Kehormatan

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono menerima penganugerahan gelar kehormatan Ksatria Padma Nusantara dari Puri Blahbatuh, Gianyar, Rabu (11/05).
Kedatangan KSAL tersebut dalam rangka mengikuti tradisi sebagai warga kehormatan oleh raja-raja se-Bali yang mana hal ini disambut antusiasme warga sekitar selama perjalanan sampai menuju lokasi acara.
Sejak dahulu kala hingga saat ini Puri Ageng Blahbatuh terus menjalin ikatan yang sangat kuat dengan TNI. Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh Anak Agung Ngurah Alit Kakarsana menyampaikan akan selalu mendukung, mendoakan, dan berharap penganugerahan gelar ini akan membawa kejayaan terhadap TNI AL. Selain itu, Penglingsir berharap Laksamana Yudo Margono dapat memimpin TNI AL dengan sebaik-baiknya dan menjaga serta mempertahankan NKRI.

Sementara itu, Yudo mengungkapkan rasa haru, karena dikukuhkan menjadi warga kehormatan Puri Ageng BlahBatuh. pengukuhan ini saya maknai dalam berbagai perspektif, mulai dari kepercayaan, kehormatan, kebanggaan, dan tentu saja memberikan implikasi tanggung jawab kepada TNI AL dan KSAL sebagai pribadi, untuk dapat mencurahkan perhatian dan segala daya upaya bersama pemerintah daerah maupun segenap komponen untuk bahu-membahu membangun kesejahteraan masyarakat Bali.
“Tugas pokok kita Angkatan Laut dalam menyatukan nusantara dan menjaga kedaulatan nusantara ini, ya bahwa laut bukanlah pemisah, laut adalah pemersatu, sehingga menjadi tugas saya selaku pimpinan Angkatan Laut, tentunya didukung oleh semua jajaran kita tetap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dengan baik tentunya aman dan lancar,” tutup Yudo.

Selain kegiatan tradisi warga kehormatan Puri Ageng Blahbatuh, keesokan harinya KSAL juga menerima penyematan pin emas penganugerahan Ksatria Padma Nusantara oleh Ida Pedanda Gede Putra Kekeran melalui prosesi pemercikan tirta air suci dan pembacaan doa di atas geladak KRI Surabaya-591 yang berlayar di perairan Bali, dengan di kawal tiga unsur kapal perang TNI AL yaitu KRI Frans Kaisiepo-368 di sebelah kiri, KRI Sultan Iskandar Muda-367 di lambung kanan, dan di belakang KRI I Gusti Ngurah Rai-332.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































