Pasukan TNI AD di Wilayah Kalimantan Tengah Resmi Diserahkan ke Kodam XXII/Tambun Bungai

Jakarta, IDM - Pasukan TNI AD di wilayah Kalimantan Tengah yang sebelumnya di bawah naungan Kodam XII/Tanjungpura (Tpr), resmi diserahkan kepada Kodam XXII/Tambun Bungai (TB) yang pembentukannya telah diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2025.
Dilansir dari keterangan Penkodam XII/Tanjungpura, Kamis (11/9) penyerahan pasukan untuk mendukung operasional Kotama baru ini ditandai dengan pernyataan resmi dan pemasangan badge oleh Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael dan Pangdam XXII/TB, Mayjen TNI Zainul Arifin.
Baca Juga: Bakamla Susun Draf Awal Rancangan Strategi Patroli
Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael mengatakan, pembentukan Kodam XXII/TB merupakan bagian dari kebijakan strategis TNI AD dalam rangka meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial dan pertahanan di wilayah Kalimantan Tengah.
"Kalian adalah prajurit-prajurit terbaik yang telah menunjukkan loyalitas, dedikasi dan kinerja yang membanggakan selama berada di bawah naungan Kodam XII/Tanjungpura," ucapnya.
Baca Juga: Latihan Angkasa Yudha 2025 Masuki Hari Kedua, Fokus Perkuat Strategi Operasi
Mewakili keluarga besar Kodam XII/Tpr, ia mengucapkan selamat bertugas kepada Mayjen TNI Zainul Arifin sebagai Pangdam XXII/TB.
"Saya percaya dengan semangat juang, kepemimpinan yang solid dan sinergi dengan seluruh komponen bangsa, Kodam XXII/Tambun Bungai akan mampu menjalankan tugas yang diberikan oleh negara dan bangsa," ucap Pangdam XII/Tpr. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































