Latihan Angkasa Yudha 2025 Masuki Hari Kedua, Fokus Perkuat Strategi Operasi

Jakarta, IDM – Latihan Angkasa Yudha (AYU) 2025 memasuki hari kedua di Seskoau, Lembang, Selasa (9/9).
Pada tahap ini, peserta latihan menitikberatkan pada pematangan perencanaan, strategi, dan taktik dalam menghadapi dinamika operasi.
Baca Juga: Gelar Diskusi SGS dan SOS, TNI AU Matangkan Persiapan Demo Udara HUT ke-80 TNI
Latihan melibatkan tiga Komando Daerah Udara (Kodau) sebagai Komando Tugas Gabungan Udara (Kogasudgab), yakni Kodau I di Jakarta (Alpha), Kodau II di Makassar (Bravo), dan Kodau III di Biak (Charlie). Sementara Komando Latihan (Kolat) dipusatkan di Seskoau, Lembang.
Kegiatan diawali dengan briefing analisis yang dipimpin Danseskoau Marsda TNI Jorry S. Koloay.
Analisis tersebut bertujuan mengidentifikasi permasalahan di medan operasi sekaligus merumuskan solusi yang efektif, baik di tingkat komando utama maupun lapangan.
Setelah sesi analisis, peserta menyusun perencanaan strategi dan taktik yang kemudian dievaluasi untuk menilai efektivitas serta mengantisipasi potensi kelemahan.
Baca Juga: Bakamla Susun Draf Awal Rancangan Strategi Patroli
Evaluasi ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kesalahan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan operasi pada tahap berikutnya.
Rangkaian kegiatan di hari kedua ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapan, koordinasi, serta efektivitas strategi operasi TNI Angkatan Udara. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































