HANKAM

Pastikan Alat Kebakaran dan Kebocoran Berfungsi, Kaskoarmada III Cek KRI Gulamah-869

Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara
Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara mengecek perlengkapan kebakaran dan kebocoran yang ada di KRI Gulamah-869. (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara melakukan pemerikasaan alat pemadam kebakaran dan kebocoran KRI Gulamah-869 di dermaga Mako Armada III, Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (15/6).

Pada kesempatan tersebut, sejumlah peralatan kapal yang berfungsi sebagai alat pemadam kebakaran antara lain APAR, baju tahan api, selang, pompa hydrant, dan peralatan lainnya digelar di dermaga Mako Koarmada III.

Selain itu, juga dilaksanakan peragaan bagaimana prajurit KRI Gulamah-869 dapat menyiapkan pompa hydrant dalam waktu yang cukup singkat.

Baca Juga: Personel Lanud Atang Sendjaja Ikuti Pembekalan Literasi Digital

Menurut Rudhi, peralatan pemadam api dan kebocoran kapal tersebut sangat penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas jajaran kapal perang Koarmada III.

Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

"Alat-alat tersebut untuk mengantisipasi terjadi bahaya kebakaran dan kebocoran di KRI, makanya kita uji coba bagaimana menggunakan dan masih dapat digunakan dengan baik atau tidak," ujarnya dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Jumat (16/6).

Sementara alat penanggulangan kebocoran kapal juga dilaksanakan pengecekan, seperti pompa alkon dan air, bak salumbar, kayu penekan, baji-baji dan kelengkapan lainnya didapati dalam kondisi baik dan layak untuk digunakan.

Baca Juga: Yontaifib 1 Marinir Uji Coba Alat Selam Scuba Open

Terpisah, Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi mengucapkan terima kasih terhadap pengecekan peralatan penanggulangan kebakaran dan kebocoran, sebagai bentuk kepedulian terhadap unsur-unsur Koarmada III.

"Tingkatkan kesigapan pengawakan alat-alat tersebut dengan melatihkan peran-peran di kapal yang sandar di dermaga Katapop setiap hari," kata Rachmad. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.