
TNI AL Kerahkan 2 Kapal Perang ke Samudra Pasifik, Ada Apa?
TNI AL mengerahkan dua kapal perang, KRI Hampala-880 dan KRI Gulamah-869, menuju perairan Selat Dampier hingga menembus Samudra Pasifik, Jumat (3/4).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

TNI AL mengerahkan dua kapal perang, KRI Hampala-880 dan KRI Gulamah-869, menuju perairan Selat Dampier hingga menembus Samudra Pasifik, Jumat (3/4).

Komando Armada (Koarmada) III langsung merespons kehebohan warga Kampung Arguni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, perihal kemunculan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Gulamah-869. Pihak TNI AL menegaskan kehadiran kapal perang tersebut tidak memiliki kaitan apapun dengan aktivitas survei seismik yang tengah menjadi sorotan warga.

TNI AL memperketat pengamanan di wilayah perairan timur Indonesia. Dua kapal perang Republik Indonesia (KRI) jenis kapal patroli cepat resmi dikerahkan dari Ambon, Maluku, untuk melaksanakan misi operasi keamanan laut.

Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III menggelar latihan manuver di laut dengan melibatkan dua kapal patroli cepat 40 meter, yakni KRI Gulamah-869 dan KRI Tatihu-853 di Selat Sele, Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (17/3).

Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara melakukan pemerikasaan alat pemadam kebakaran dan kebocoran KRI Gulamah-869 di dermaga Mako Armada III, Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (15/6).

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ternate Kolonel (Mar) Ridwan Azis, melaksanakan patroli keamanan laut terbatas dengan KAL Tidore dan KRI Gulamah-869 di perairan kepulauan Widi, Halmahera, Maluku Utara, Sabtu (17/12)