HANKAM

Panglima TNI Naikkan Pangkat Komandan Kodiklatal menjadi Pati Bintang Tiga

Panglima TNI Naikkan Pangkat Komandan Kodiklatal menjadi Pati Bintang Tiga
(Dok Dispenal)

Jakarta, IDM - Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Dankodiklatal) Mayjen TNI (Mar) Suhartono mendapatkan anugerah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula menjadi Letnan Jenderal (Letjen) TNI Marinir. Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (Pati) TNI kepada Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa, (22/2).

Kenaikan pangkat para Perwira Tinggi TNI terdiri TNI AD, TNI AL dan TNI AU tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/272/II/2022 tertanggal 18 Februari 2022, dan hari ini pelaporan secara resmi kepada Panglima TNI.

Selain Dankodiklatal, perwira Kodiklatal yang mendapat anugerah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Pati adalah Direktur Doktrin (Dirdok) Kodiklatal Laksamana Pertama TNI Kemas M. Ikhwan Madani, naik dari Kolonel menjadi Pati bintang satu.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.