HANKAM

Panglima Yudo Sebut TNI AL Perlu Kekuatan Modern, Deterrent Effect Tinggi

Yudo Margono
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memimpin upacara peringatan HUT ke-78 TNI AL di Koarmada II, Surabaya. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyebut TNI AL perlu kekuatan yang modern untuk menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan Yudo dalam sambutannya saat memimpin upacara peringatan HUT ke-78 TNI AL di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Senin (11/9).

"TNI AL berkomitmen meningkatkan kemampuan untuk menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas," kata Yudo, dikutip dari siaran YouTube TNI AL, Selasa (12/9).

Baca Juga: HUT ke-78, KSAL Ingin Peningkatan Kemampuan Modernisasi Alutsista untuk TNI AL

Komitmen tersebut, kata Yudo, perlu didukung kekuatan TNI AL yang modern, daya pukul kuat, manuver andal, gaya getar yang tinggi, dan memiliki jangkauan operasional.

"Serta kemampuan proyeksi kekuatan di seluruh perairan yuridiksi Indonesia," ujar Yudo.

"Oleh karena itu, upaya nyata dalam mewujudkan TNI AL yang profesional modern dan tangguh merupakan suatu keharusan yang tidak bisa ditawar lagi," sambungnya.

Baca Juga: Beginilah Respon Tentara Prancis Saat Mencicipi Ransum TNI

Pada kesempatan yang sama, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan TNI AL ingin meningkatkan kemampuan unman system, sensor, dan alutsista untuk melengkapi Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT).

"TNI AL berkeinginan dan berharap untuk meningkatkan kemampuan alutsista dalam hal modernisasi, senjata, teknologi, sensor yang diperlukan satuan, baik di KRI, Marinir, pesawat terbang, dan pangkalan," kata Ali usai upacara HUT ke-78 TNI AL. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.