HANKAM

Panglima Yudo Mutasi 176 Pati TNI, Ini Rinciannya

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, telah melakukan mutasi terhadap 176 perwira tinggi di tiga matra TNI, yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

Berdasarkan keterangan Puspen TNI, Kamis (13/7), mutasi tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/690/VII/2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI yang dikeluarkan pada tanggal 26 Juni.

Baca Juga : Panglima Yudo Jamin TNI Dukung Pembangunan Desa

Dalam keputusan tersebut, terdapat 73 Pati TNI AD, 59 Pati TNI AL, dan 44 Pati TNI AU yang mengalami mutasi.

Berikut adalah perubahan penugasan beberapa perwira TNI AD, yakni Mayjen Sutan Finekri Arifin A, yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan di Unhan, telah dimutasi menjadi Dosen Tetap di Unhan. Brigjen Taufiq Shobri, sebelumnya menjabat sebagai Karo Akademik dan Kemahasiswaan di Unhan, kini ditugaskan sebagai Waaster Kasad Bid. Tahwil Komsos dan Bakti TNI.

Selanjutnya, Kolonel Inf Mohammad Imam Gogor Agnie Aditya, yang sebelumnya menjabat sebagai Danrem 083/Bdj (Malang) di Kodam V/Brw, sekarang menjabat sebagai Aspers Kaskostrad. Brigjen Murod, yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus KSAD, kini ditugaskan sebagai Staf Khusus Panglima TNI. Sementara itu, Brigjen Iwan Bambang Setiawan, sebelumnya sebagai Penasehat Militer PTRI PBB di New York, sekarang menjabat sebagai Staf Khusus KSAD.

Baca Juga : Indonesia Jadi Negara ASEAN Pertama Gelar PALS, KSAL: Komitmen Jaga Perdamaian di Kawasan

Dari TNI AL, beberapa perwira yang mengalami mutasi antara lain Laksma Abdul Rivai Ras, yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Panglima TNI, sekarang ditugaskan sebagai Staf Ahli Bid. Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman di Kemenko Polhukam. Laksda Budi Setiawan, sebelumnya Askomlek KSAL, kini menjabat sebagai Koorsahli KSAL.

Selanjutnya, Laksma Matjuri, yang sebelumnya Waaslog Panglima TNI, sekarang bertugas sebagai Inspektur Kogabwilhan II. Laksma Isswarto, sebelumnya Asops Pangkoarmada RI, sekarang menjabat sebagai Kas Koarmada II. Kolonel Laut (P) Muhamad Taufik, sebelumnya Pamen Setmilpres (Ajudan Wapres RI), sekarang menjabat sebagai Danguspurla Koarmada I.

Baca Juga : Bakti Sosial Hari Bakti TNI AU, Danlanud Ats: Kami Bantu Ketersediaan Darah di Wilayah Bogor

Dalam TNI AU, beberapa perubahan penugasan perwira termasuk: Marsma Muhammad Yani Rudiansyah, sebelumnya Kapuslaik Kemhan, kini menjabat sebagai Staf Ahli Menhan Bid. Sosial. Marsma Herry Pinehas, sebelumnya Inspektur Kogabwilhan II, sekarang ditugaskan sebagai Waaslog Panglima TNI. Marsma Asfan Jauhari, sebelumnya Sesbadiklat Kemhan, kini menjabat sebagai Staf Khusus KSAU.

Selanjutnya, Marsma Bambang Subiyantoro, sebelumnya Staf Khusus Panglima TNI, kini menjabat sebagai Waorjen TNI Babinkum TNI. Marsma Oki Yanuar, sebelumnya Waaslog Kasau, sekarang menjabat sebagai Dankoharmatau. Marsma Dwi Antep Isnugroho, sebelumnya Dirkersamik Sesko TNI, kini ditugaskan sebagai Waaslog KSAU. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.