HANKAM

Panglima TNI Sebut Pesawat Militer Sejumlah Negara Langgar Wilayah Udara Indonesia

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Dok. Puspen TNI)
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Dok. Puspen TNI)


Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyebut pesawat militer dan sipil sejumlah negara kerap melanggar perbatasan wilayah udara Indonesia sepanjang Januari-Juni 2023.

Mengutip Kompas, Selasa (11/7), hal tersebut dipaparkan Yudo dalam Rapat Konsultasi antara Pimpinan DPR dan pemerintah terkait evaluasi dan pelaksanaan pengelolaan batas wilayah negara dan kawasan perbatasan tahun 2023-2024 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/7).

Baca juga: KRI Sultan Hasanuddin dan Kapal Perang Kanada Terlibat Manuver Taktis di Laut Jawa

"Pelanggaran yang dilakukan oleh pesawat udara militer, tepatnya dilakukan oleh Amerika Serikat, tercatat sejumlah 8 kali pelanggaran. Dan pesawat militer India pernah 2 kali melanggar," kata Yudo.

Yudo menjelaskan, pesawat sipil AS juga tercatat melanggar batas wilayah udara Indonesia sebanyak 3 kali. Lalu, ada juga pesawat sipil milik Republik Ceko yang melanggar di wilayah udara Indonesia sebanyak 1 kali.

"Dari data tersebut, pelanggaran terjadi 13 kali, di FIR Singapura di atas Kepri dan sekali di wilayah udara Kosek I Medan," jelasnya.

Baca juga: Atasi Stunting, KSAD: Lakukan Segala Tindakan yang Dibutuhkan

Selain itu, Yudo juga memaparkan situasi di perbatasan Indonesia, di mana banyak patok perbatasan yang rusak dan hilang. Ia juga mengungkap kemampuan pengawasan TNI terbatas lantaran dihadapkan dengan medan operasi yang berat dan luas.

Yudo merinci sejumlah keterbatasan itu meliputi sarana prasarana seperti akses jalan, listrik, air hingga keterbatasan sensor dan peralatan. Menurutnya, hal tersebut membuat sejumlah titik menjadi blind spot area sehingga sulit dipantau. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.