Panglima TNI Mutasi 4 Pangdam, Ini Daftarnya

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali melakukan mutasi kepada 300 Perwira Tinggi (Pati) yang bertugas di lingkungan TNI.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SKep) Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 yang dibenarkan oleh Pusat Penerangan (Puspen) TNI kepada wartawan di Jakarta, Senin, (9/12).
Baca Juga: TNI Kawal 199 PMI yang Dideportasi dari Malaysia
Dari 300 Pati tersebut terdapat 4 nama Panglima Kodam (Pangdam) yang dimutasi. Mereka adalah Pangdam XII/Tanjungpura (Tpr), Pangdam XIII/Merdeka (Mdk), Pangdam VI/Mulawarman (Mlw) dan Pangdam XIV/Hasanuddin (Hsn).
Berikut daftar lengkap Pangdam yang dimutasi
Baca Juga: Marinir Berlatih Pengendalian Helikopter untuk Tanggap Situasi Bencana Alam
- Mayjen TNI Jamallulael menjadi Pangdam XII/Tanjungpura (Tpr) menggantikan Mayjen TNI Iwan Setiawan yang akan menjabat sebagai Danpussenif.
- Mayjen TNI Suhardi menjadi Pangdam Pangdam XIII/Merdeka (Mdk) menggantikan Mayjen TNI Candra Wijaya yang akan menjabat sebagai Aslog Panglima TNI.
- Mayjen TNI Windiyatno menjadi Pangdam XIV/Hasanuddin (Hsn) menggantikan Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun yang akan menjabat sebagai Dankodiklat TNI.
- Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menjadi Pangdam VI/Mulawarman (Mlw) menggantikan Mayjen TNI Achiruddin yang akan menjabat sebagai Danpaspampres. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































