
129 Perwira TNI AL Dirotasi, Pangkoarmada III hingga Danpuskopaska
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali melakukan rotasi dan mutasi terhadap 414 jabatan perwira tinggi di tiga matra, 129 orang di antaranya dari angkatan laut.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali melakukan rotasi dan mutasi terhadap 414 jabatan perwira tinggi di tiga matra, 129 orang di antaranya dari angkatan laut.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Brigjen (Marinir) Freddy Ardianzah menjadi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI.

TNI melakukan mutasi, rotasi hingga promosi terhadap 414 jabatan perwira tinggi (pati) lewat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1102/VIII/2025 tertanggal 15 Agustus 2025.

Sebanyak 12 perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) dimutasi dan dirotasi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dua di antaranya jabatan Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau) serta Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Komjen Fadil Imran sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Petahana (Astamaops Polri).

Sebanyak 42 jabatan perwira tinggi (pati) mengalami mutasi hingga rotasi lewat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1001/VII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI tertanggal 31 Juli 2025.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Komjen Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan surat mutasi terbaru lewat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1001/VII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI tertanggal 31 Juli 2025.

Sejumlah jabatan strategis di TNI AD dirombak lewat surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 yang ditetapkan pada 27 Mei 2025, tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan rotasi dan mutasi terhadap 117 Perwira Tinggi (Pati) TNI. Kebijakan ini resmi tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 yang ditetapkan pada 27 Mei 2025, tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.