HANKAM

Belasan Pati TNI AU Mendapat Rotasi dan Mutasi Jabatan, Ini Nama-namanya

Ilustrasi
Ilustrasi Swa Bhuwana Paksa TNI AU. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM – Sebanyak 13 perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) mendapatkan rotasi dan mutasi jabatan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1264/X/2024 tanggal 18 Oktober 2024 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Hariyanto dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subyianto dalam surat keputusan yang sama juga melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap 34 Pati TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan 15 Pati TNI Angkatan Laut (TNI AL). Dengan demikian, total Pati TNI yang dirotasi dan dimutasi kali ini sebanyak 63 orang.

Monumen Panglima Besar
Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman di Mabes TNI. (Foto: Dok. tni.mil.id)

Melansir keterangan Puspen TNI, Senin (21/10) dalam laman resminya disebutkan, nama-nama ketiga belas Pati TNI AU tersebut yakni Marsma TNI Solihin dari Wadan Paspampres menjadi Wadankoopssus TNI; Marsda TNI Eding Sungkana dari Danseskoau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun); Marsda TNI I Made Susila A. dari Askomlek KSAU menjadi Danseskoau; Marsda TNI Wayan Superman dari Asrena KSAU menjadi Askomlek KSAU; dan Marsma TNI Ian Fuady dari Staf Khusus KSAU menjadi Asrena KSAU.

Baca Juga: Sosok Sjafrie Sjamsoeddin yang Kini Jabat Menteri Pertahanan Indonesia

Selanjutnya, terdapat nama Marsda TNI I Wayan Sulaba dari Wadanjen Akademi TNI menjadi Staf Khusus KSAU; Marsda TNI Fakhrizet dari Deputi Bid. Sarana dan Prasarana dan Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan BNPP (Basarnas) menjadi Wadanjen Akademi TNI; Marsda TNI Bambang Gunarto dari Wadankodiklatau menjadi Deputi Bid. Sarana dan Prasarana dan Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan BNPP (Basarnas) (Sertijab Menunggu Keppres); serta Marsda TNI Budhi Achmadi dari Pangkoopsud II menjadi Wadan Kodiklatau.

Nama-nama Pati TNI AU lainnya adalah Marsda TNI Deni Hasoloan S. dari Kas Kogabwilhan III menjadi Pangkoopsud II; Marsma TNI Azhar Aditama D dari Kas Koopsud II menjadi Kas Kogabwilhan III; Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah dari Danlanud Spr menjadi Kas Koopsud II; dan Marsma TNI Mokh. Mukhson dari Pati Sahli KSAU Bid. Strahan menjadi Danlanud Spr. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.