Panglima TNI Apresiasi Gerakan Mencintai Alam yang Diinisiasi KSAD

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengapresiasi gerakan mencintai alam yang diinisiasi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Panglima berharap kegiatan semacam ini dapat ditiru dan terus digalakan di seluruh wilayah Indonesia.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Kasad yang telah menginisiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat secara kontinyu dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia oleh seluruh jajaran,” ujar Panglima TNI di Situ Lembang, Jawa Barat, Sabtu (27/1).
Baca Juga: TNI AL Mulai Bangun Kapal Korvet ke-2 Buatan Dalam Negeri
Kegiatan peduli lingkungan yang diikuti 1.800 orang ini diketahui menanam 20 ribu bibit yang terdiri dari mahoni, trembesi, pinus, sengon, durian, matoa, salam, akasia, dan suren serta menebar 3,5 ton bibit ikan dari berbagai jenis seperti ikan mas, patin, dan nila.
Diharapkan, acara yang menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat ini, nantinya akan berdampak besar dalam mengurangi erosi tanah sebagai penyebab utama banjir.
Baca Juga: Ini Jenis Senjata Api yang Digunakan KKB di Intan Jaya dari Sniper AX Hingga M16
Selain itu, dengan penghijauan, maka kualitas air pegunungan akan terjaga, menjadi konservasi keanekaragaman hayati, sumber oksigen, menyediakan sumber daya alami, serta bisa menjadi sumber mata pencaharian bagi jutaan orang di masa mendatang. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































