Panglima Koopsudnas kepada Penerbang TNI AU: Penampilan Terbaik Cermin Kesiapan Tempur yang Tinggi

Jakarta, IDM - Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) Marsdya TNI M. Tonny Harjono memberikan pengarahan secara virtual kepada 55 penerbang dan kru yang tergabung menjadi pendukung demo udara peringatan HUT ke-77 TNI AU di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Senin (3/4).
Dalam pengarahannya, Panglima Koopsudnas berpesan agar semua tim demo udara dapat memberikan penampilan yang terbaik sesuai harapan pimpinan TNI AU. Keselamatan terbang dan kerja, lanjutnya, menjadi hal yang juga harus diperhatikan oleh para penerbang dan kru.
Baca Juga: Jelang Libur Lebaran, Lantamal III Siapkan Bus Mudik Gratis
“Tampil pada kegiatan demo udara merupakan suatu kebanggaan bagi para penerbang TNI Angkatan Udara. Untuk itu, diperlukan kerja sama tim untuk mendapatkan hasil yang terbaik,” ungkap Panglima Koopsudnas.

“Performance terbaik cermin kesiapan tempur yang tinggi,” tambahnya.
Pada peringatan HUT ke-77 TNI AU tahun ini, Lanud Husen Sastranegara ditunjuk sebagai pangkalan aju kegiatan demo udara, di mana sebanyak lima jenis pesawat TNI AU telah mendarat di Lanud yang berlokasi di Bandung ini sejak Minggu (2/4).
Baca Juga: Membanggakan, Puluhan Prajurit Garuda Naik Pangkat di Luar Negeri
Dikutip dari keterangan Penerangan Lanud Husein Sastranegara dalam Instagram @lanud_husein_sastranegara, diketahui kelima jenis pesawat yang telah tiba di antaranya pesawat Falcon &x dan Falcon 8X serta pesawat Boeing 737-400 dari Skadron udara 17 Lanud Halim Pedanakusuma Jakarta. Selain itu, terdapat pesawat intai dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin yakni pesawat Boeing 737-200.
Tiga jenis pesawat lainnya adalah pesawat CN-295 Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, pesawat Casa NC-212i yang sehari-hari dioperasionalkan oleh Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, dan yang terakhir adalah pesawat C-130 Hercules milik Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, dan Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































