HANKAM

Panglima Kodam III/Siliwangi Kunjungi Poltekad Kodiklatad

Panglima Kodam III/Siliwangi Kunjungi Poltekad Kodiklatad
(Dok Poltekad Kodiklatad)

Jakarta, IDM - Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo melaksanakan kunjugan kerja ke Poltekad Kodiklatad di Lapangan Poltekad Kodiklatad, Rabu, 27 Juli 2022.

Dalam kunjungan Pangdam III/Siliwangi disambut langsung oleh Komandan Poltekad Kodiklatad Brigjen TNI Dr. Nugraha Gumilar.

(Dok Poltekad Kodiklatad)

Komandan Poltekad Kodiklatad Brigjen TNI Dr. Nugraha Gumilar dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Panglima Kodam III/Siliwangi beserta rombongan atas kunjungan.
Dalam hal lain Nugraha Gumilar juga menyampaikan terkait tentang pola pendidikan yang dilaksanakan di Poltekad serta output lulusan dan produk yang telah diteliti di Poltekad Kodiklatad.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo memberikan pengarahan kepada personel dan bintara mahasiswa, dalam pengarahan disampaikan bahwa teknologi dan inovasi harus terus dikembangkan untuk mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.

(Dok Poltekad Kodiklatad)

Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau produk yang telah diteliti dan dibuat di Poltekad Kodiklatad serta menyaksikan demonstrasi pertempuran teknologi. (gin)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.