Pangkostrad Luncurkan Jargon Baru untuk Komandan Satuan TNI AD

Jakarta, IDM - Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memberikan Pembekalan kepada para Komandan Satuan (Dansat) dan Calon Komandan Satuan Gol IV Kolonel dan Gol V Letnan Kolonel TNI AD Tahun 2024 (Komandan Batalyon, Komandan Kodim, Komandan Brigade dan Komandan Resimen), bertempat di Pusat Pendidikan Infanteri (Pussenif) Rabu, (29/5/2024).
Dalam kesempatan tersebut Pangkostrad menekankan pentingnya menjadi pemimpin yang dapat menjadi contoh bagi anggotanya. Ia menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus mampu memberikan teladan yang baik dalam segala hal, baik dalam disiplin, kerja keras, maupun integritas.
Baca Juga: Wingday Sekbang A-104 dan PTTA A-6: TNI AU Tambah Kekuatan 41 Penerbang Muda
"Pemimpin yang baik adalah mereka yang tidak hanya memberi perintah, tetapi juga mampu menjadi panutan dan inspirasi bagi anggotanya," ujar Pangkostrad seperti dikutip keterangan resmi Penkostrad, Jumat, (31/5).

Selanjutnya Pangkostrad juga memperkenalkan jargon baru yang diharapkannya dapat menjadi pegangan bagi seluruh Komandan Satuan (Dansat) dan Calon Komandan Satuan TNI AD Tahun 2024 dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Jargon tersebut adalah "Make Impossible Possible" yang berarti "Jika kamu mau berbuat, pasti ada jalan."
"Jargon ini menggambarkan semangat pantang menyerah dan keyakinan bahwa dengan tekad dan usaha, segala sesuatu dapat dicapai meskipun terlihat sulit atau mustahil," kata Pangkostrad.
Baca Juga: Gunakan Teknologi Canggih, TNI AU-RAAF Latih Kemampuan Deteksi dan Identifikasi Target di Laut
Lebih lanjut Pangkostrad mengajak kepada para Komandan Satuan dan Calon Komandan Satuan TNI AD Tahun 2024 untuk selalu berpikir positif dan berani menghadapi tantangan.
"Jangan pernah merasa takut atau ragu dalam menghadapi kesulitan. Jika kita memiliki kemauan dan usaha yang keras, pasti ada jalan untuk mencapai tujuan kita," tegasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































