Pangkostrad Kunjungi Markas Batalyon Armed 1

Jakarta, IDM - Panglima Kostrad Mayjen TNI Maruli Simanjuntak melaksanakan kunjungan kerja ke markas Yonarmed 1/AY/2/2 Kostrad di Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (15/2).
Maruli melaksanakan kunjungan kerjanya dalam rangka untuk meninjau pangkalan Yonarmed 1 Ajusta Yudha Kostrad serta melaksanakan penanaman pohon Matoa (Pometia pinnata) yang di tanam di halaman taman mako Yonarmed 1 Ajusta Yudha Kostrad.
Maruli mengungkapkan rasa bangga dan sangat yakin dengan segala upaya Satuan Yonarmed 1 Kostrad yang dapat mencetak prajurit armed profesional, modern, berkarakter dan dicintai rakyat menuju World First Class Gunner, mulai dari kesiapan dalam satuannya, latihan hingga Alutsista meriam Astros MK II yang berada di jajaran Korps Armed.
Sementara itu Danmenarmed 2 Kostrad Letkol Arm Rizal Analdie menyampaikan bahwa kita semua harus bangga dapat berdinas di Yonarmed 1 Ajusta Yudha Kostrad ini, karena Batalyon Armed 1 Kostrad adalah satuan armed terpilih yang bisa menguasai alutsista paling canggih dalam korps armed.
“Artileri Medan merupakan korps kebanggaan di Indonesia yang memiliki Alutsista mahal sehingga harus dipelihara dan dirawat guna menjaga kesiapan Operasional Alutsista,” ujar Rizal. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































