Pangkostrad: Gugurnya Serka Robertus Simbolon Demi Tegaknya NKRI

Jakarta, IDM - Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Serka Anumerta Robertus Simbolon akibat penembakan Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu, (9/4).
Dalam upacara persemayaman di Markas Komando Yonif PR 305/Tengkorak Kostrad Karawang, Rabu kemarin Pangkostrad memastikan bahwa gugurnya Serka Robertus Simbolon demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca Juga: TNI AU Gelar Perencanaan Jelang Latihan Puncak Angkasa Yudha 2023
"Kepergian almarhum telah menyisikan duka yang dalam tidak hanya bagi keluarga dan sahabat tapi juga bangsa dan negara. Almarhum telah berkorban jiwa dan raga hanya demi tegaknya NKRI,” kata Pangkostrad.
Menurutnya dengan gugurnya Serka Robertus, berarti Indonesia telah kehilangan seorang putra terbaik bangsa yang selalu memegang teguh setiap prinsip-prinsip perjuangan, rela berkorban jiwa dan raga dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa dan negara Indonesia.
Baca Juga: TNI Gelar Bazar Menyambut Lebaran 2023
"Almarhum berjuang dengan ikhlas dan gagah berani membela ibu pertiwi. Selamat jalan pahlawanku, pengorbananmu untuk kehormatan rakyat, bangsa dan negara Indonesia tidak akan pernah sia-sia," kata Pangkostrad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































