HANKAM

Pangkogabwilhan I Hadiri Latihan Posko Kogabwilhan I Secara Vicon

Pangkogabwilhan I Hadiri Latihan Posko Kogabwilhan I Secara Vicon
(Dok Dispenal)

Jakarta, IDM -Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Muhammad Ali, menghadiri Latihan Posko (Latposko) Kogabwilhan I TA. 2022 “Sanggrama Satwika” secara Vicon, bertempat di Kantor perwakilan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (23/3).

Latihan Posko Kogabwilhan I TA 2022 dilaksanakan tanggal 21 s.d 25 Maret 2022 di Mako Kogabwilhan 1 Dompak dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan perencanaan operasi guna mengatasi serta menanggulangi ancaman terhadap pertahanan keamanan nasional yang diperkirakan akan terjadi.

(Dok Dispenal)

Latihan Posko Kogabwilhan 1 TA 2022 dihadiri 22 orang dari Kodiklat TNI yang dipimpin oleh Letjen TNI Bambang I, sebagai Dirlat serta seluruh Staf Kogabwilhan 1 sebagai pelaku latihan.

Adapun kegiatan acara Latposko di awali dengan sambutan Pangkogabwilhan I dan Dankodiklat TNI selaku Dirlat Latposko Kogabwilhan I, dilanjutkan dengan pernyataan pembukaan Latihan Posko Kogabwilhan I TA 2022 melalui Vicon.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.