Pangkoarmada II Tegaskan Displin Penggunaan Senjata

Jakarta, IDM – Pangkoarmada II Laksamana Muda Ariantyo Condrowibowo menegaskan kedisiplinan prajurit dalam memahami fungsi dan kegunaan senjata.
Hal itu diutarakan oleh Ariantyo saat berlatih kemampuan menembak bersama pejabat Koarmada II, di Surabaya, Rabu (8/1). Menurutnya latihan menembak merupakan kewajiban dan keterampilan yang harus tetap dijaga oleh setiap prajurit TNI.
Baca Juga: TNI AL Kerahkan 17 Kapal Perang pada MNEK 2025 Bali
"Latihan ini juga menjadi momentum untuk memeriksa langsung kesiapan dan performa senjata sehingga dapat berfungsi maksimal saat dibutuhkan," ujarnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Kamis (9/1).
Ariantyo juga menegaskan pentingnya pemahaman mendalam tentang fungsi dan kegunaan senjata yang tidak hanya untuk meningkatkan ketangkasan prajurit, tapi melatih kedisiplinan penggunaan dengan tanggung jawab.
Baca Juga: KSAD Maruli Dapat Restu Prabowo Bangun Ribuan Sumber Air
"Latihan menembak tidak hanya untuk meningkatkan ketangkasan, tetapi juga memastikan penggunaan senjata dilakukan dengan penuh tanggung jawab, tanpa penyalahgunaan," tegasnya.
"Selain itu, latihan ini memberikan kesempatan untuk menjaga keahlian menembak sekaligus memastikan kelayakan senjata yang digunakan," imbuhnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































